Prabowo dan SBY Koalisi, Fahri makin yakin Jokowi bakal kalah di Pilpres

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah (foto : Rangga / MONITOR)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai pertemuan antara SBY dan Prabowo memberikan sinyal kuat kalau Demokrat akan merapat ke kubu Prabowo. Menurutnya, dengan bergabungnya Demokrat semakin menambah kekuatan untuk mengalahkan koalisi kubu Jokowi yang terdiri dari gabungan 6 parpol itu.

“Pastilah, sebenarnya saya terus terang nggak ada dalam pikiran saya pak Jokowi menang, terlalu bahan bakunya dibawah,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7).

Fahri meyakini kalau Jokowi tidak akan menang kembali, menurutnya, dukungan untuk Jokowi bukan hanya datang dari tataran elit parpol saja. Namun, ia mengatakan, bahwa ditataran bawah itu sudah ada bibit kuat untuk tidak mau lagi memilih Jokowi. Bahkan Fahri menyebut banyak lembaga survei mengatakan demikian.

“Artinya hanya kalau kita elit yang opisisi terhadap jokowi ini betul tidak punya inisiatif lah pak jokowi itu bisa menang tapi dengan sedikit,” ujarnya.

“Kalau pemilu terus terang saya punya feeling kuat sekali bahwa pak Jokowi nggak mungkin menang ya berat menurut saya pak Jokowi itu karena arus anti Jokowi ini semakin kuat,” sambungnya.

Hal tersebut menurut Fahri didasari atas adanya mix fakta yang ditutupi sebagai pencitraan yang berlebihan menyangkut semua proyek atau pencitraan yang dilakukan pemerintah selama ini. Menurutnya, hal itu nyaris tak ada hubungannya dengan kehidupan rakyat yang paling bawah.

“Itu sebabnya kemudian disatu sisi ditingkat bawah pemerintah gagal mengaddres tumbuhnya energi dari demokratik bonus itu kelebihan angkatan muda ini gagal ditangkap oleh pak jokowi dan gagal punya adres kepada mereka,” ujarnya.

Sehingga ia sangat begitu yakin kalau Jokowi tak mampu melayani rakyat kalangan bawah dan suara anak muda maka akan sangat mudah untuk dikalahkan. Sebab, menurutnya kalangan pemuda tak begitu antusias dengan pemimpin petahana.

“Gagal dilayanilah kira-kira begitu sehingga bisa dibilang tenaga-tenaga inti sejarah kita ini anak-anak muda itu tidak tertentu incumbent. pak jokowi itu gampang sekali dikalahkan,” tandasnya.