Tips Bercinta Bagi Pasutri di Bulan Ramadhan

Ilustrasi: Mozaik Inilah.com

MONITOR – Bagi umat muslim, bulan Ramadhan merupakan bulan mulia. Bahkan setiap perbuatan baik seseorang nilai pahalanya akan berlipat ganda, untuk itu tak heran jika pada bulan ramadhan umat muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan.

Namun, pada bulan suci ini ada beberapa hal baik yang harus ektra hati-hati menjalankanya, salah satunya bercinta. Meski bercinta tak dilarang bagi suami istri, namun harus dilakukan pada waktu yang tepat, jika tidak aktivitas intim ini bisa mengurangi ibadah puasa bahkan membatalkanya.

Dikutip dari situs terselubung.id, hubungan intim suami-istri haram dilakukan pada siang hari pada bulan ramadhan. Jika pasangan melakukannya di siang hari, ada kafarat (denda) yang harus dijalani yakni memerdekakan seorang budak, jika tak memungkinkan berpuasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang fakir miskin. Sementara hubungan seksual suami-istri diperbolehkan dilakukan malam hari hingga awal fajar.

Beberapa tips agar aktivitas bercinta alias hubungan seksual suami-istri tetap berjalan lancar selama Ramadhan:

1. Lakukan Dengan Niat Ibadah

Melakukan hubungan seks pada malam hari saat Ramadhan justru berpahala, karena termasuk ibadah. Karena itu, jangan terbebani dan lakukanlah dengan hati senang dan ikhlas. Anda berdua akan lebih menikmatinya.

2. Atur Waktu

Pintar-pintarlah mencari waktu yang tepat melepaskan hasrat karena waktu yang relatif sempit selama Ramadan. Setelah berbuka di sore hari hingga tarawih, Anda masih punya waktu beberapa jam hingga masuk waktu sahur. Manfaatkan waktu ini untuk bermesraan dengan pasangan.

3. Lakukan Seks Kilat

Selama berpuasa, kita harus menjaga agar fisik tidak lemah di siang hari. Apalagi jika kedua pasangan sama-sama bekerja. Jika selama ini durasi seks bersama pasangan lebih lama, usahakan lakukan lebih cepat, agar tenaga tak terkuras. Rasa malas karena harus mandi besar bisa dikurangi dengan mandi air hangat agar tak kedinginan.

4. Saling Mengerti

Anda dan pasangan harus memiliki pikiran yang selaras, tanpa ada keinginan memaksakan kehendak atau menang sendiri. Bila salah satu dari pasangan enggan, pasangan lainnya harus mengerti. Jika hubungan intim suami-istri dilakukan dengan cinta, selain pahala, pasangan bisa menghapuskan dosa-dosa