Jelang Laga Kontra Persib, Persija Minta Bobotoh Tak Datangi Stadion

MONITOR, Jakarta – Persija Jakarta bakal menjamu Persib Bandung pada pekan 33 Liga 1 yang rencananya bakal dilangsungkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 3 November 2017.

Agar laga tersebut berjalan lancar, manajemen Macan Kemayoran mengirimkan delapan poin permohonan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB). Salah satunya adalah menginginkan suporter Persib tidak datang langsung ke stadion.

Menurut Manajemen Persija, Langkah ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat kedua kubu supoter memiliki rivalitas tinggi yang kerap berseteru setiap kali bertemu.

Berikut delapan poin Persija yang disampaikan kepada PT LIB untuk melawan Persib:

1. Dengan pertimbangan faktor keamanan, Pihak Kepolisian minta agar waktu pelaksanaan pertandingan dapat diubah menjadi pukul 15.00 WIB.

2. PT. Liga Indonesia Baru (LIB) dapat menerbitkan surat larangan bagi suporter Persib Bandung untuk hadir di stadion tempat pertandingan Persija vs Persib, sebagaimana pada saat Suporter Jakmania dilarang hadir di Bandung sesuai surat dari Polda Jabar.

3. Hanya penonton yang punya tiket saja yang diperbolehkan untuk berada di ring-3 stadion.

4. Tiket pertandingan (tiket gelang) mulai dipakai Jakmania pada saat keberangkatan dari masing-masing wilayah.

5. Bersama-sama aparat keamanan akan melakukan penyaringan penonton yang tidak memiliki tiket di titik-titik sebagai berikut :
– Pintu keluar tol Bekasi Barat dan tol Bekasi Timur
– Stasiun Kereta Api Bekasi
– Jalan Siliwangi depan Polsek Bantar Gebang
– Jalan Tambun Bulak Kapal
– Jalan raya KH. Noer Ali Bekasi
– Fly over Kranji arah Pulogadung
– Perempatan Jalan Rawa Panjang
– JPO-JPO yang dilintasi Jalan Tol

6. Khusus pertandingan tersebut, Panpel Persija mengerahkan aparat keamanan kurang lebih 2.500 personil keamanan.

7. Untuk penonton yang tidak kebagian tiket, manajemen Persija akan menyediakan acara nonton bareng (nobar) di Jakarta.

8. Tiket untuk penonton pada pertandingan tersebut tidak akan dijual bebas (penjualan tiket melalui loket dan online ditiadakan) hanya dijual untuk Jakmania melalui Pengurus Pusat (PP) Jakmania.