Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur

Monitor, Jakarta – Jangan langsung tidur setelah makan sahur karena ternyata hal tersebut memiliki dampak buruk buat kesehatan kita khususnya saluran pencernaan dimana asam lambung akan balik arah ke kerongkongan. 

"Ada sebagian orang muslim yang langsung tidur setelah sahur. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung balik arah kembali ke kerongkongan yang pada akhirnya bisa menyebabkan masalah pada saluran cerna atas mereka," kata konsultan penyakit lambung dan pencernaan dari FKUI/RSCM Dr. dr. Ari Fahrial Syam dalam siaran pers. Jumat (26/5/2017)

Menurut Ari, Meski bukan penyakit mematikan, Masalah asam lambung ini dapat menimbulkan banyak komplikasi seperti GERD (gastroesophageal reflux disease). 

Ari menambahkan Gejala khas GERD adalah rasa panas di dada seperti terbakar dan ada sesuatu yang balik arah seperti ada yang mengganjal atau disebut juga heartburn.

"Heartburn yang berhubungan dengan GERD biasanya dialami setelah makan. Ada juga gejala lainnya, termasuk suara serak, radang tenggorokan, batuk kering kronis, terutama pada malam hari," ujarnya.

Ari menambahkan, penanganan penderita GERD pada prinsipnya adalah menghilangkan gejala dan mencegah komplikasi. Hal ini dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup, atau bila perlu melalui intervensi medis.

"Pasien GERD disarankan untuk tidak mengonsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat dan lebih baik meningkatkan konsumsi buah dan sayuran," tambahnya.

Para penderita GERD terang Ari juga disarankan untuk tidak mengonsumsi daging dan jeroan pada saat yang bersamaan, dan tidak makan makanan yang terlalu pedas atau asam.

"Pasien juga harus menghindari tidur dua jam setelah makan karena bisa menyebabkan refluks asam lambung," terangnya.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia