Festival Pesona Telaga Menjer 2017 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

MONITOR, Wonosobo – Pemda Wonosobo menggelar festival bertajuk “Pesona Telaga Menjer” dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Wonosobo yang ke-192, (29/7).

Festival yang menampilkan berbagai macam acara seru dan bernuansa romantis ini bertempat di  Telaga Menjer, Desa Maron, Garung, Wonosobo. Mulai dari Festival getek, kirab budaya (arak-arakan), ritual cukur rambut gembel, kesenian tradisional dan event “Menjer Light Lantern – Acoousticjazz.”

“Telaga Menjer menjadi salah satu objek wisata yang kami dorong agar mampu berkembang sebagai destinasi unggulan Wonosobo. Salah satu langkah kami adalah menggelar event Menjer Lantern Light Festival, dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke-192 ini.” ungkap Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, SE., MM.

Ketua panitia Festival Menjer, Aris Seroja menambahkan, salah satu daya tarik dalam Festival Pesona Telaga menjer adalah upacara ritual ruwatan cukur rambut gembel.

“Ritual ruwatan rambut gembel ini menarik dan merupakan ciri khas tersendiri. Untuk tahun ini diikuti 11 orang anak. Untuk malam nanti juga akan ada festival jazz dan penyalaan lampion di air.” jelas Aris.

Suasana di Telaga Menjer, pada malam hari (29/7) terasa romantis. Alunan musik irama jazzy mengalun. Di ceruk telaga hijau, menari ratusan lentera di antara perahu rakit. Menjer Light Lantern berhasil menyita perhatian ribuan pasang mata.

Pada siang hari sebelum malam Pesta Lentera tersebut, digelar prosesi cukur rambut gimbal terlebih. Sebanyak 13 orang dicukur rambut gimbalnya. Terdiri dari 11 anak-anak dan 2 orang dewasa.

Meski suasana sempat berkabut bahkan gerimis, namun sajian tarian lentera di atas telaga itu menyita perhatian ribuan pasang mata. Mereka berderet berdiri di tepian telaga. Pasangan muda mudi tak habis-habisnya mengabadikan kekasihnya dengan latar belakang deretan lentera.