Biasakan 5 Hal ini, Agar Tidak Sakit Maag Saat Puasa

MONITOR – Bagi Anda yang berpuasa, penyakit maag seringkali menjadi hambatan dan tantangan sendiri karena merasa khawatir kalau penyakitnya bertambah parah dan tidak sanggup menuntaskan ibadah sampai akhir waktu.

Padahal, jika Anda mengetahui menu buka puasa untuk penderita maag, tidak perlu lagi merasa khawatir penyakit Anda akan kambuh sehingga bisa tenang untuk berpuasa selama sebulan penuh.

Seperti yang telah kita ketahui, mereka yang menderita penyakit maag tidak boleh telat makan dan membiarkan perut dalam keadaan kosong dalam waktu yang lama. Lantas, bagaimana menyiapkan perut yang akan dibiarkan selama lebih dari 12 jam selama berpuasa?

Nah, dengan mencukupi diri dengan nutrisi yang tepat, Anda akan terbebas dari penyakit maag yang kambuh selama berpuasa, deh!

Berikut panduan menu buka puasa untuk penderita maag yang bisa Anda coba!

1. Konsumsi buah saat berbuka puasa

Buah merupakan sumber karbohidrat, serat, kalium dan magnesium yang baik bagi penderita maag. Buah yang paling direkomendasikan tentu saja buah kurma karena dipercaya mampu mengembalikan energi setelah terkuras habis seharian.
Selain itu, buah pepaya juga dianjurkan untuk disantap ketika berbuka puasa karena memiliki khasiat untuk meredakan rasa nyeri pada lambung. Hindarilah mengonsumsi buah yang memiliki banyak serat.

2. Kembalikan cairan tubuh dengan meminum cairan yang baik bagi tubuh

Setelah berpuasa selama seharian, sangat dianjurkan untuk meminum air mineral untuk menggantikan hilangnya cairan dalam tubuh. Anda dianjurkan untuk meminum air mineral sebanyak delapan gelas per hari.

Air kelapa muda juga dianjurkan untuk menu buka puasa untuk penderita maag karena berkhasiat mengurangi rasa sakit maag dan baik untuk kesehatan. Selain itu, meminum segelas susu ketika sedang makan juga dipercaya dapat mengurangi gejala penyakit maag.

3. Hindari makanan atau minuman dengan kandungan gas tinggi

Bagi Anda penderita maag, sangat disarankan untuk menghindari beberapa jenis makanan dan minuman yang tinggi kandungan gasnya. Mengapa? Sebab, konsumsi bahan pangan tersebut dapat merangsang produksi berlebih asam lambung pemicu kambuhnya maag. Salah satu minuman yang seringkali dipilih sebagai menu berbuka ialah minuman soda yang berkarbonasi.

4. Hindari minuman berkafein

Sepertinya, momen berbuka puasa bukanlah waktu paling tepat menikmati secangkir kopi bagi Anda yang sedang menderita penyakit maag. Tingginya kafein di dalam secangkir kopi dapat memicu produktivitas asam lambung yang dapat menyebabkan iritasi pada lambung.

5. Jangan tidur setelah sahur!

Meskipun tedengar asing, namun penderita maag sangat tidak disarankan untuk langsung tidur setelah makan sahur. Mengapa? Karena kebiasaan ini terbukri dapat memicu naiknya asam lambung ke atas. Inilah yang akan menyebabkan timbulnya sensasi panas di kerongkongan, bau mulut, perut kembung, hingga rasa mual dan ingin muntah.

Nah, itulah beberapa panduan menu berbuka puasa bagi para penderita sakit maag. Kini, sirna sudah rasa khawatir Anda dan siap berpuasa sampai akhir bulan Ramadan, bukan? Semoga
bermanfaat!