Elektabiitas Merangkak Naik, Golkar Makin Pede Dukung Jokowi

Presiden Jokowi saat menghadiri acara Harlah-58 PMII

MONITOR, Jakarta – Politikus Golkar Ace Hasan Syadzily menilai, peluang Joko Widodo untuk terpilih kembali pada Pemilu 2019 sangat terbuka lebar.

Hal itu terkait dengan hasil survei Litbang Kompas merilis hasil survei terhadap elektabilitas bakal calon presiden 2019. Elektabilitas Jokowi naik, sementara Prabowo Subianto terus turun, yakni Jokowi 55,9 persen sedangkan elektabilitas kandidat Capres lain, seperti Prabowo Subianto mengalami penurunan tercatat 14,1 persen dari 18,2 persen.

“Dengan hasil survei Kompas ini peluang Pak Jokowi sangat terbuka lebar. Walaupun hasil tersebut belum sepenuhnya aman. Angka psikologis yang aman ya di angka 60%, tetapi hal itu masih mungkin bisa dicapai seiring dengan kecenderungan semakin naiknya suara Pak Jokowi,” kata Ace saat dihubungi, Senin (23/4).

Masih dikatakan dia, hasil survei tersebut juga menunjukkan trend kenaikan yang semakin meyakinkan, baik dari sisi elektabilitas maupun dari aspek kepuasan publik atas kinerja pemerintahan saat ini.

Tentu ini hasil yang menggembirakan, sebab, sambung dia, selama ini elektabilitas Pak Jokowi selalu dipersepsi masih kurang dari angka 50%. Pada bulan April ini sudah mencapai 55,9%.

Pun demikian, masih kata Ace, Partai Golkar diwaktu yang tersisa cukup banyak ini tetap akan berusaha untuk terus menaikkan elektabilitas Pak Jokowi untuk meraih angka di atas 60%.

“Waktu masih tersisa 1 tahun menuju Pilpres 2019, modal kuat sudah dimiliki Pak Jokowi sebagai Capres petahana yang dinilai sukses di mata rakyat,” papar wakil ketua komisi VIII DPR RI itu.

“Partai Golkar akan terus memelihara trend yang positif ini agar jangan sampai mengalami penurunan dengan terus mengkampanyekan Pak Jokowi bersamaan dengan Pemilihan Legislatif nanti,” pungkas dia.