Usaha Kecil dan Menengah Dominasi Lelang Gula Rafinasi Februari 2018

MONITOR, Jakarta – Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi mengatakan, hingg Februari 2018 peserta uji coba lelang gula kristal rafinasi (GKR) didominasi oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) makanan dan minuman, Industri Kecil Menengah (IKM), serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Peserta beli tercatat sebanyak 1.965 pelaku usaha yang terdiri atas industri besar/IKM dan 1.514 Koperasi/UKM/UMKM. Sementera itu, jumlah peserta jual tercatat sebanyak 11 perusahaan," ungkap Bachrul di Jakarta, Sabtu (3/3).

Lebih lanjut ia menjelaskan, sejak masa uji coba lelang GKR September 2017 lalu, Bappebti menanti bergabungnya perusahaan-perusahaan besar dalam lelang pasar GKR. Hal itu agar para pelaku usaha dapat bersama-sama menciptakan iklim usaha yang transparan dan neraca gula nasional yang kredibel.

"Pemerintah masih perlu dukungan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kontrak jangka panjang dengan industri GKR. Informasi seperti izin industri, nama perusahaan, kapasitas gudang dan alamat pengiriman pembelian akan sangat bermanfaat bagi tata niaga GKR," ungkapnya.

24 Oktober 2017 lalu, sebanyak 11 pelaku usaha dari 9 koperasi menandatangani surat pernyataan dukungan kepada pemerintah atas implementasi kebijakan pasar lelang GKR. Diantaranya Asosiasi Industri Kecil dan Menengah Agro (AIKMA) Jawa Barat, Koperasi Harum Manis Bersatu Kalimantan Selatan, IKM Harum Manis Jawa Barat, Koperasi Mitra Niaga DKI Jakarta, Koperasi Mitra Lestari Banten, Koperasi Abdi Kerta Raharja dan CV Rizki Abadi Lampung.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia