Upaya Pemerintah Promosikan Produk Perhiasan Indonesia

MONITOR, Jakarta – Salah satu langkah tepat untuk menjadikan produk perhiasan Indonesia semakin dikenal oleh seluruh masyarakat dunia, yaitu memfasilitasi dengan kegiatan promosi baik melalui pameran di dalam maupun luar negeri sekaligus dapat menguatkan branding nasional di tingkat global.

Salah satu contohnya, Direktorat Jenderal IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih, ikut serta memeriahkan Surabaya Jewellery Fair 2017. Pameran yang digelar oleh Asosiasi Perhiasan Emas dan Permata Indonesia (APEPI) ini telah diselenggarakan sejak 22 tahun lalu, dengan diikuti para peserta dari mancanegara.

"Kami terus berpartisipasi mengikuti pameran ini sebagai ajang promosi IKM lokal dalam memperkenalkan produk perhiasan terbaiknya kepada masyarakat luas," ujar Gati Wibawaningsih.

Pada pameran Surabaya Jewellery Fair tahun ini, Ditjen IKM memfasilitasi 29 stan perhiasan yang terdiri dari perhiasan emas, perak, mutiara dan aksesoris perhiasan lainnya. Perhiasan perak berasal dari Bali dan Yogyakarta. Juga terdapat batu mulia yang berasal dari Aceh, Banjarmasin, Pacitan, Banten, Jakarta, dan Sukabumi. Untuk aksesoris perhiasan berasal dari daerah Solo, Semarang, dan Yogyakarta.

Melalui pameran ini, Gati berharap, para IKM perhiasan dapat saling bersinergi sehingga tercipta dampak positif, baik bagi pelaku industri perhiasan maupun masyarakat secara umum sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Tak hanya itu, kami ingin juga para IKM perhiasan untuk selalu meningkatkan kualitas produknya dengan inovasi, perkaya kreatifitas dan desain, agar dapat bersaing di pasar domestik maupun internasional,” sebutnya.