Tingkatkan Literasi, Standard Chartered Bank Indonesia Gelar Seminar WOW

MONITOR, Jakarta – Standard Chartered Bank Indonesia, menggelar seminar Wealth-on-Wealth (WOW) bagi 2.500 nasabah, yang berlangsung di 5 kota yaitu Bandung (1/2), Jakarta (6/2), Makassar (8/2), Surabaya (13/2) dan Medan (22/2) ini. Acara ini menyasar kepada nasabah prioritas Bank. 

Bambang Simarno, Executive Director & Head, Wealth Management, Standard Chartered Bank Indonesia melihat beberapa peluang karena berlandaskan reformasi ekonomi yang kuat mengatakan,  penyelenggaraan seminar WoW  merupakan cerminan komitmen Standard Chartered Bank Indonesia dimana nasabah menjadi prioritas utama Bank. 

"Melalui platform WoW, kami berkomitmen untuk memandu nasabah atas pilihan-pilihan investasi mereka dengan didasari pemahaman atas pasar ekonomi global, regional dan nasional serta dinamika perubahan prioritas keuangan setiap tahun sesuai kebutuhan nasabah di tiap tahapan kehidupan.” katanya.

Dalam Seminar tersebut, Standard Chartered juga memperkenalkan rangkaian produk wealth management terbaru, yaitu Bahana Dana Ekuitas Prima (DEP), sebuah reksa dana saham dengan strategi indeks yang menawarkan nilai kompetitif dan diversifikasi optimal. 

Menurutnya, DEP memberikan kesempatan kepada nasabah dengan profil risiko investasi agresif untuk berinvestasi pada 30 saham anggota IDX30, yaitu 30 saham selektif yang dipilih dari LQ45 dengan kriteria likuiditas tinggi dan kinerja terbaik. 

Dia mengungkapkan, alasan mengapa melakukan strategi reksa dana indek.  Faktanya dalam 5 tahun terakhir (per Desember 2017), reksa dana saham pada umumnya, sulit untuk mengalahkan indeks acuannya sendiri. Dari berbagai indeks yang sering dijadikan acuan, IDX30 memberikan imbal hasil yang lebih optimum dibandingkan indeks lainnya. 

Tidak Hanya itu, Standard Chartered Bank juga menghadikan Prudential Indonesia guna memperkenalkan dua dana investasi terbaru mereka, dalam mata uang US Dollar bernama PRUlink US Dollar Global Low Volatility Equity Fund (DGLV), hak tersebut dilakukan karena PRUlink  dapat memenuhi kebutuhan nasabah atas perlindungan jiwa sekaligus investasi.