Tiga Tahun Pemerintahan, Ini Capaian Proyek Besar SKK Migas

MONITOR, Jakarta – Lima proyek besar di bidang produksi gas sudah tercapai dalam masa tiga tahun kepemimpinan Joko Widodo – Jusuf Kalla. Beberapa diantaranya yakni Lapangan Banyu Urip dan Lapangan Bangka. Hal ini diutarakan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi.

"Pertama, Lapangan Banyu Urip, kedua, Lapangan Bangka, Ketiga, Lapangan Donggi, Matindo, dan Senoro, Ke empat, Lapangan Jangkrik, dan ke lima, Lapangan Madura BD," ujar Amien Sunaryadi saat konferensi pers di Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/10).

Amien mengatakan, dari proyek Lapangan Banyu Urip telah banyak mambantu masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur, menyangkut soal pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan usaha kecil.

"Banyak yang dicapai dari proyek Banyu Urip ini yang patut dicatat bahwa proyek Banyu Urip ini bekontribusi besar pada pelatihan keterampilan untuk pekerja lokal, menyangkut dunia pendidikan, kesehatan, pengembangan usaha kecil, sosial dan ekonomi," jelasnya.

Proyek Banyu Urip menggunakan fasilitas Early Oil Expansion (EOE) dan Early Production Facility (EPF). Untuk kapasitasnya, direncanakan mencapai 185.000 barel per hari (bph).

"Full capacity untuk train A untuk desember 2015, train B untuk 18 Januari 2016, Investasinya US$ 3,38 milyar, kapasitas produksi yang direncanakan 185.000 bph, produksi yang bisa direalisasikan 200ribu bph," ungkap Amien.

Ia menambahkan, proyek Lapangan Bangka yang menjadi capaian di tiga tahun pemerintahan saat ini. Lapangan Bangka juga merupakan salah satu proyek laut dalam termasuk proyek Indonesia Deepwater Development/IDD) dengan produksi minyak 4.000 bph.

"Lapangan Bangka, adalah bagian dari proyek IDD, ini sudah onstream mulai Agustus 2016, produksinya mencapai 4000 bph, ini merupakan bagian dari Idd. Bangka sudah beroperasi sejak agustus tahun lalu," tukas Amien.

Seperti diketahui, lokasi proyek Lapangan Banyu Urip berada di Bojonegoro, Jawa Timur. Sedangkan, proyek Lapangan Bangka berada Bontang, Kalimantam Timur.