Telkom Gelontorkan Dana CSR Hingga Rp 3,95 Miliar di NTT

MONITOR, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan yang meliputi perbaikan sarana ibadah, akses air bersih hingga fasilitas pendidikan berupa BLC dan i-CHAT tersebut dikatakan menghabiskan dana hingga Rp 3,95 miliar.

Meresmikan Gereja Paroki St.Martinus Hingga yang terletak di Desa Hingga, Klubagolit, Flores Timur, Menteri BUMN RI Rini Soemarno didampingi Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga dan Direktur Utama Human Capital Management Telkom Herdy R Harman mengatakan, BUMN mendukung penuh setiap kegiatan BUMN yang berguna untuk masyarakat.

"Melalui program BUMN Hadir untuk Negeri, Kementerian BUMN mendukung penuh berbagai kegiatan CSR yang dilakukan BUMN, khususnya kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah Timur Indonesia, salah satunya masyarakat NTT, yang selama ini relatif sulit dijangkau," kata Rini dalam keterangan pers, Kamis (8/3).

Menurutnya, perbaikan Gereja St. Martinus Hingga tersebut juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan BUMN, dalam hal ini Telkom untuk mempertahankan keberadaan bagunan bersejarah di Indonesia.

"Oleh karena itu, mewakili pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada Telkom yang telah merampungkan renovasi gereja, sehingga saat ini umat Kristiani di Adonara dapat menggunakan kembali gereja ini untuk beribadah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh BUMN yang terlibat dalam pemberian bantuan mulai dari penyediaan infrastruktur dasar, kelistrikan, hingga pendidikan, bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Human Capital Management Telkom Herdy Harman menambahkan, perbaikan Gereja St. Martinus Hinga merupakan salah satu bentuk program ‘TelkomGroup Peduli Budaya’ dalam bentuk pelestarian salah satu bangunan cagar budaya. "Sebelum direnovasi, kondisi gereja yang dibangun pada 1938 ini cukup memprihatinkan dan kurang layak digunakan sebagai sarana ibadah. Oleh karena itu, sejak tahun lalu, kami berinisiatif untuk merenovasi Gereja St. Martinus Hinga tanpa mengubah bentuk dasar bangunan peninggalan sejarah ini,” jelas Herdy.

Untuk informasi, selain bantuan renovasi Gereja St. Martinus Hinga, Telkom juga menyerahkan bantuan lainnya diantaranya untuk merenovasi dua Masjid, yakni Masjid Nur Sa’adah Puhu dan Masjid Besar Jabal Nur di Kecamatan Adonara Timur, pembuatan sumur bor untuk menanggulangi kesulitan air bersih di Lingkungan Wothan, Kelurahan Waiwerang Kota dan di Dusun Molong, Desa Kawela, Kecamatan Wotan Ulu Mado, penyediaan fasilitas Broadband Learning Center (BLC) di MTs Nurul Iman, Kupang, serta bantuan penyediaan aplikasi i-CHAT di SLB Negeri Weri, Larantuka. i-CHAT adalah inisiatif Telkom untuk membantu penyandang tuna rungu berkomunikasi dan menyerap informasi.