Stok Melimpah, Harga Beras di PIBC Turun Rp 1.500 per Kg

MONITOR, Jakarta – Hari ini, Rabu (28/3) Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama jajaran Pejabat Eselon I dan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi serta Direktur Utama PD Pasar Jaya Arif Nasruddin menggelar rapat untuk membahas kesiapan pangan di Ibukota jelang bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 2018.

Dalam rapat tersebut, diketahui harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengalami penurunan harga. Penurunan tersebut berlaku untuk semua jenis beras, dimana dikatakan oleh Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi, penurunan harga lantaran ketersediaan beras melimpah.

"Mengenai harga, secara keseluruhan bergerak turun, semua jenis beras turun. Kan beras melimpah masuk ke Cipinang," kata Arief dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan data PT Food Station Tjipinang Jaya, saat ini stok beras di PIBC hingga hari ini mencapai 40 ribu ton. Stok tersebut diatas batas aman, yakni 30 ribu ton.

Dengan begitu, kata dia, harga beras medium berkisar Rp 8.500 per kg, turun 1.000-1.500 per kg dari harga semula. Sementara beras yang masuk ke Pasar Induk Beras Cipinang di atas 6.000 ton.

"Dulu rata-rata yang masuk 3.000 ton, artinya naik 100 persen. Saat ini stok di atas 40 ribu ton. Sangat aman, dulu stok ada dikisaran 25 ribu ton," papar Arief.