Sepanjang 2017, Bright Gas Laris Diburu Konsumen

MONITOR, Semarang – Penjualan produk LPG Bright Gas 5,5 kg di Semarang mengalami lonjakan pesat. Hal ini pun menuai apresiasi dari PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV. Sepanjang tahun 2017, penjualan produk LPG Bright Gas 5,5 Kg mencapai hingga 79,8% yang setara dengan 306,000 tabung.

Dalam kesempatan ini, Agen Emha Tama meraih penghargaan sebagai agen dengan penjualan Bright Gas terbaik, dengan kenaikan penjualan  22,19%, dari sebelumnya menjual 2.065 tabung selama tahun 2016, pada tahun 2017 meningkat menjadi 47.894 tabung

“Pertamina berterimkasih atas kinerja yang dicapai oleh para Agen LPG Non Subsidi di tahun 2017 diharapkan pencapaian 2018 meningkat sesuai target yang ditetapkan," ujar Manager Domestic Gas Pertamina MOR IV, Ringgas Hutagaol, saat Acara Koordinasi Rencana Kerja 2018 dan Awarding Agen berlangsung  di Hotel Pesona (23/1).

Kegiatan ini diikuti 21 Agen LPG Non Subsidi wilayah Semarang dan sekitarnya. Pertemuan ini selain bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada Agen LPG NPSO juga untuk berbagi informasi tentang tantangan bisnis LPG Non Subsidi serta target-target penjualan yang akan terus ditingkatkan.

Agen LPG NPSO merupakan jaringan distribusi Pertamina yang melaksanakan kegiatan pemasaran LPG non subsidi kepada konsumen (brand Elpiji dan Bright Gas). Syarat menjadi agen LPG NPSO disbanding menjadi agen LPG subsidi.

Sementara itu, Yanuar M Rahman selaku ketua DPC Hiswana Migas Semarang juga memberikan apreasiasi pada acara ini. “Saya mewakili agen-agen LPG Non PSO mengapresiasi kegiatan ini dan dan Kami optimis penjualan LPG Non Subsidi 2018 dapat meningkat sesuai target yang ditetapkan Pertamina,” ujarnya.

Diketahui, penjualan elpiji Bright Gas Pertamina meningkat 937 persen atau sebanyak 4.737 Metrik Ton hingga 31 Desember 2017 dikarenakan kian besarnya minat masyarakat terhadap produk tersebut.