Rupiah Melemah, Amien Rais Justru Bela Jokowi

Tokoh Reformasi '98 Amien Rais

MONITOR, Jakarta – Tokoh Reformasi ’98 Amien Rais mengatakan, apa yang diinginkan manusia tidak selalu sesuai dengan harapannya. Hal itu disampaikan Amien ketika menanggapi ikhwal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang kini sudah mencapai kisaran Rp14.200.

“Jadi soal keinginan manusia dengan realitas di lapangan itu memang tidak klop, soal anda menanyakan dollar sudah di Rp14.200. Padahal, dulu ketika Pak Jokowi maju sebagai presiden awal-awal, bahwa banyak mengatakan akan ada Jokowi effect,” kata Amien menjawab pertanyaan Monitor usai mengisi acara Refleksi 20 Tahun Reformasi, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (21/5).

“Artinya dolar akan lebih murah dan menguat bisa sampai Rp10 ribu, dan itu kan maunya orang seperti itu,” lanjutnya.

Meski bukan sebagai seorang ahli ekonomi, Amien mengingatkan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah akan sangat mempengaruhi daya beli masyarakat.

“Saya bukan ahli ekonomi, tetapi kalau berdasarkan krismon (krisis moneter) dulu, kalau rupiah terpuruk, itu berarti kelas menengah ke bawah dan pedagang yang berkaitan dengan barang impor juga sesak nafas. Dan itulah implikasinya sangat berat,” papar ketua dewan kehormatan DPP PAN itu.

“Jadi menurut saya bukan lagi siapa ikut siapa?, tapi sudah masalah bangsa. Sehingga, kita harus betul-betul rawat ini, dan menjaga Jokowi sampai selesai menunaikan tugas sebagai presidennya, tidak boleh dihadang di tengah jalan apapun alasannya,” pungkasnya.