PLN Sulap Bekas Tambang Jadi Desa Wisata Berkonsep Green Energy

MONITOR Tanjungpandan – PLN Wilayah Bangka Belitung kembangkan objek wisata berbasis masyarakat di Belitung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), kali ini jatuh kepada desa perlintasan wisata Tanjungpandan, yakni Desa Wisata Terong.

"Desa Wisata Terong menawarkan kawasan wisata yang tak kalah menarik. Pengunjung dapat menikmati paket wisata berupa  tanam dan panen sayur sawi, makan bedulang, outbond, dan camping," kata Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Bangka Belitung, Agus Yuswanta dalam siaran pers yang diterima MONITOR, Kamis (14/12).

Selain itu, di desa tersebut juga terdapat tradisi makan khas Belitung yang disebut makan bedulang, dimana satu dulang terdiri atas nasi, satu ekor ikan bakar, satu potong ikan sayur (lebih dikenal dengan gangan), cuki goreng, sambal serai, daun singkong dan sayur genjer. Satu dulang cukup untuk dinikmati empat orang dengan duduk melingkar.

"Lebih dari itu, disini pengunjung juga dapat menikmati pengalaman menganyam dan melukis caping," tambah Agus.

(Kegiatan menganyam dan melukis caping di Desa Wisata Terong)

Lebih lanjut General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Susuana Mutia mengungkapkan, mulanya lokasi yang dijadikan tempat wisata tersebut adalah lubang bekas tambang timah. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir warga desa bersama dengan para pemuda kompak menimbun lubang tersebut kemudian mengolahya menjadi kawasan wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Kemudian dikelola seluruhnya oleh anggota dan komunitas desa terong dengan melibatkan perangkat desa, pemuda, ibu-ibu dan bapak-bapak.

Demikian bentuk dukungan nyata PLN dalam pengembangan pariwisata di pulau Belitung. “Saat ini kondisi kelistrikan di pulau Belitung sudah surplus, PLN mendukung pariwisata Belitung baik melalui kesiapan listrik maupun program-program CSR” ujar Susiana Mutia. 

Lebih lanjut Susiana menjelaskan, dalam melaksanakan program CSR, PLN senantiasa menggandeng segenap stakeholder terkait antara lain perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Ketua Destination Management Organization (DMO), dan para kepala desa serta tokoh masyarakat. 

Hal itu guna mendorong pertumbuhan pariwisata, saat ini Belitung memiliki kawasan ekonomi khusus (KEK) di Tanjung Kelayang dan kawasan tata kelola destinasi wisata yang ada di Kecamatan Sijuk dan Tanjungpandan. Adanya bantuan CSR PLN ini diharapkan mampu menyiapkan komunitas-komunitas dan desa-desa yang ada menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi. Sehingga nantinya dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat.

"Di lain sisi, pengembangan dan pembinaan desa wisata tersebut diiringi dengan konsep pembentukan kawasan desa wisata green energy. Di mana pada desa-desa binaan tersebut didorong untuk menjadi desa tertib listrik dan menggunakan peralatan listrik modern seperti kompor listrik dan perahu motor listrik," pungkasnya.

(Berkeliling Desa Wisata Terong)