Peringati HUT BUMN ke-20, Jasa Marga Beri Bantuan Senilai 2 M

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-20 Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang jatuh pada Jumat (13/4) lalu, Jasa Marga memberikan bantuan melalui dana Bina Lingkungan kepada masyarakat dan kelompok masyarakat.

Bantuan total sebesar Rp 2.862.000.000 dari Jasa Marga tersebut diserahkan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno kepada penerima bantuan.

General Manager Community Development Program (CDP) Jasa Marga Prihandayani mengatakan bahwa HUT ke-20 Kementerian BUMN dan HUT beberapa BUMN termasuk Jasa Marga, menyalurkan dana Bina Lingkungannya, yaitu Program Pengentasan Kemiskinan dan Pelestarian Alam untuk empat jenis bantuan tersebut bagi masyarakat di sekitar jalan Tol agar kesejahteraan mereka meningkat.

“Sesuai dengan tema HUT Kementerian BUMN di tahun ini, ‘One Nation, One Vision, One Family to Excellent’, Jasa Marga berkesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar jalan tol melalui dana Bina Lingkungan milik Perseroan. Semoga dengan adanya bantuan dari para BUMN, khususnya Jasa Marga, masyarakat Indonesia menjadi lebih sejahtera,” tutur Prihandayani.

Dengan diadakannya pemberian bantuan kepada masyarakat di momen HUT Kementerian BUMN ini, Jasa Marga berharap Kementerian BUMN dan para BUMN dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya dari sisi kinerjanya namun juga dalam tanggungjawab sosialnya, sesuai dengan semboyan “BUMN Hadir untuk Negeri!”.

Berikut rincian bantuan dari Jasa Marga dalam rangka memperingati HUT BUMN ke-20:

1. Santunan untuk 1.978 Orang Anak Yatim sebesar Rp 662.000.000 di seluruh 8 wilayah Cabang Jasa Marga di seluruh Indonesia;

2. Padat Karya Tunai (Cash for Work) untuk Desa Klari Karawang dan Desa Karanggan Bogor sebesar Rp 94.000.000;

3. Bedah Rumah untuk 32 Orang Karyawan sebesar Rp 1,6 miliar yang diberikan melalui mekanisme perbaikan rumah senilai
Rp. 50.000.000 per rumah/orang;

4 Program Penghijauan di Tiga Lokasi (Petukangan Jakarta Selatan, Boyolali, dan Pasuruan) sebesar Rp 506.000.000.