Penjelasan Kepala Cabang Perum Jamkrindo soal Kredit Macet di Babel

MONITOR, Pangkalpinang – Kondisi kredit macet di Bangka Belitung masih dianggap wajar seiring bertambahnya jumlah debitur. Hal itu disampaikan Kepala Cabang Perum Jamkrindo Pangkalpinang, Ahmad Andika.

Lembaga penjamin yang ditunjuk oleh pemerintah yakni Jamkrindo bekerjasama dengan pebankan untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun tujuan sosialisasi KUR ini dapat memberikan penegetahuan bagi pelaku usaha khususnya di daerah Bangka Belitung.

Tujuan sosialisasi KUR ini untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha terutama di Babel agar cepat mengakses permodalan. Saat ini juga kredit  macet masih wajar karena pelaksana KUR (perbankan) pasti melaksanakan prinsip kehati-hatian,"ujar Ahmad Andika seperti yang dikutip Bangka Pos usai sosialisasi KUR, Selasa (17/10).

Sementara, Bank yang menyalurkan KUR paling aktif hingga saat ini BRI menjadi mengingat bank ini memiliki outlet yang tersebar di kantor unit tiap kecamatan. Keberadaan kantor unit yang tersebar di Babel memberikan kemudaan akses bagi masyarakat yang lebih cepat.

Untuk diketahui jenis KUR yang paling banyak diminati yakni KUR mikro maksimal senilai Rp 25 juta. Diikuti dengan KUR retail senilai Rp 25 – Rp 500 juta.

"Saya berpesan kepada pelaku usaha UMKM yang ada di Babel untuk memanfaatkan KUR semaksimal mungkin sesuai persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Soalnya KUR ini juga mengantar perekonomian Babel menjadi lebih baik," tandasnya

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia