Pemerintah Optimistis Tumbuhkan 1.000 Perusahaan Digital di Indonesia pada 2020

Monitor, Surabaya – Pemerintah optimistis Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital yang dimulai sejak 2016 dapat benar-benar menumbuhkan sebanyak 1.000 perusahaan digital di Indonesia pada 2020.

Menurut Kepala Seksi Penerapan Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Sonny Sudaryana Angka 1.000 dalam Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital bukan simbol belaka. 

Sonny mengatakan sejak diluncurkan di Jakarta pada Juli 2016 gerakan ini memang menargetkan dalam waktu lima tahun ke depan yaitu 2020 harus mampu mencetak 1.000 perusahaan startup atau rintisan digital di Indonesia.

"Itu seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo. Presiden ingin Indonesia menjadi energi digital terbesar di kawasan ASEAN," katanya di sela seminar Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/6).

Sebelum mencanangkan Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, Sonny turut menemani Presiden Joko Widodo ke San Fransisco, Amerika Serikat, untuk mempelajari lebih dalam tentang ekonomi digital di antaranya ketika berkesempatan bertemu langsung dengan pendiri Facebook dan Google sehingga memperoleh banyak pengalaman berharga. 

Di San Fransisco, lanjut Sonny, Presiden juga menyaksikan inovasi digitalnya tumbuh cepat justru karena keberagaman asal-usul para pekerjanya. 

"Kami melihat sendiri, sebuah perusahaan digital di San Fransisco mempekerjakan orang-orang dari sekitar 200 suku bangsa yang berbeda-beda. Perbedaan pola pikir dari setiap pekerja itu ternyata justru mempersatukan mereka dalam mendorong tumbuhnya inovasi digital di perusahaan tersebut," ujarnya.

Untuk diketahui, Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital digalakkan bagi anak-anak muda yang berlangsung di 10 kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bali, Makassar, dan Pontianak. Gerakan tersebut dijadwalkan berlangsung hinga lima tahun ke depan yang diyakini pada saat itu sudah tumbuh 1.000 perusahaan rintisan digital di Indonesia demi menuju era ekonomi digital.