Pemerintah Hadirkan Listrik di Bencah Umbai Melalui PLTS Terpusat 50 kWp

MONITOR, Siak – Usaha mewujudkan Energi Berkeadilan untuk masyarakat Indonesia terus dilakukan Pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kali ini giliran warga di Desa Bencah Umbai, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Provinsi Riau yang merasakan kehadiran listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat off grid.

Pembangunan PLTS ini menurut Direktur Perencanaan dan Pengembangan Infrastruktur Energi Baru dan Terbarukan Noor Arifin Muhammad dilakukan untuk membuat energi menjadi terjangkau dan mudah diakses. "Atas arahan oleh Menteri ESDM bahwa kerja nyata yang seperti ini yang ditekankan oleh beliau, bagaimana membangun dari pinggiran, bagaimana energi itu bisa terjangkau, dan mudah diakses," ujarnya ketika meresmikan PLTS Terpusat itu di Kampung Bencah Umbai, Kamis (5/4).

Arifin juga mengatakan bahwa PLTS ini berkapasitas 50 kilowatt peak (kWp) dan mampu melistriki 157 rumah dan 11 fasilitas umum.

"PLTS Terpusat dengan kapasitas 50 kilowatt peak (kWp) ini telah beroperasi sejak Februari 2018 serta melistriki 157 rumah dan 11 fasilitas umum. Setiap rumah di Desa Bencah Umbai mendapatkan alokasi daya sebesar 600 Wp," ujar Arifin.

Menurut Kepala Desa Bencah Umbai Supriadi, sebelum beroperasinya PLTS Terpadu, sebagian warga desanya menggunakan lampu petromaks untuk penerangan dan sebagian lagi mendapat akses listrik menggunakan genset.

"Sebelum kami masuk PLTS Terpusat ini, kampung kami biasanya sebagian masyarakat ada yang menggunakan lampu petromaks dan sebagian lagi menggunakan genset yang operasionalnya mulai dari jam 6 sore sampai 11 malam. Rata-rata konsumsi Rp 700.000/KK selama satu bulan," jelasnya.

Saat ini, pengelolaan PLTS Terpadu Bencah Umbai dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan memungut iuran sebesar Rp 40.000/KK. Biaya tersebut digunakan untuk biaya pengelolaan PLTS, termasuk menggaji dua orang operator pengelola PLTS. Kedua orang operator ini ditunjuk langsung oleh Kepala Desa Bencah Umbai dan telah diberikan pelatihan.

Anggota Komisi VII DPR RI Sayed Abubakar Assegaf pun memberikan apresiasinya atas dibangunnya PLTS Terpusat Bencah Umbai yang merupakan salah satu wilayah di Daerah Pilihannya.

"Dulu saya sempat hadir di sini (Desa Bencah Umbai) untuk menjemput aspirasi, dan kebetulan Kementerian ESDM itu punya program untuk pembangunan listrik dengan membangun PLTS di seluruh Indonesia. Dan program itu menurut kami di Komisi VII adalah program yg luar biasa dan merupakan terobosan baru yg perlu didukung oleh Komisi VII, sehingga kami sangat mendukung program ini dan salah satu wujudnya kita nampak sekarang berdiri itu PLTS di Bencah Umbai," tuturnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) PLTS Terpadu Bencah Umbai dari semula Barang Milik Negara menjadi Barang Milik Daerah.