Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Intervensi Harga Pertalite

MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khaeron meminta agar Pemerintah melakukan langkah intervensi terhadap kenaikan harga BBM Non-Subsidi Jenis Pertalite. Pasalnya, dikhawatirkan akan terjadi efek domino terhadap sektor lain.

"Dengan menyediakan fiskal untuk situasi-situasi seperti ini. Atau barangkali adanya perubahan APBN, tujuannya adalah menegan harga BBM Internasional, supaya harga pasar Indonesia tidak naik," tutur Herman di Komplek Parlemen, Senayan (26/3).

Menurutnya, hal yang paling dikhawatirkan pasca kenaikan tersebut yakni berimbas pada sektor transportasi hingga pangan. Dimana biaya masyarakat untuk mengakses komoditas akan bertambah.

"Pemerintah harus berpikir, ketika ini berpengaruh pada hajat hidup orang banyak. Ini dampaknya akan berpengaruh pada komoditas lainnya," tandasnya.

Namun ia tidak memungkiri bahwa penaikan harga pertalite tersebut salah satunya dikarenakan  Indonesian Cruide Price  (ICP) yang terus naik imbas dari harga minyak dunia. Untuk itu lah Herman meminta Pemerintah segera melakukan kontrol.

"Tapi kalau ICP-nya enggak berhenti, naik terus. Kenaikan ini kan akan terus naik. Dan masyarakat kecil kasian sekali," pungkas Herman.