Pagi Ini, Harga Minyak AS Turun

MONITOR, Washington – Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada Rabu (25/10), atau Kamis pagi, persediaan minyak mentah naik 856.000 barel dalam pekan yang berakhir 20 Oktober, jauh lebih tinggi dari ekspektasi pasar untuk penurunan 2,5 juta barel.

Peningkatan ini pun menyebabkan harga minyak AS berakhir turun. Sejumlah analis menyatakan, harga minyak AS berada di bawah tekanan, karena peningkatan mengejutkan persediaan minyak mentah memicu kekhawatiran para investor untuk kelebihan pasokan di pasar minyak global.

Akan tetapi, penurunan harga minyak dibatasi lantaran Menteri Energi Saudi menyatakan fokus para eksportir minyak tetap mengurangi stok minyak ke rata-rata lima tahun mereka dan meningkatkan prospek perpanjangan pengekangan produksi lagi setelah kesepakatan pemotongan pasokan yang dipimpin OPEC berakhir, pada Selasa (24/10) lalu.

Reuters mewartakan, jika berpatokan negeri Paman Sam, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember turun 0,29 dolar AS menjadi menetap di 52,18 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, naik tipis 0,11 dolar AS menjadi ditutup pada 58,44 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.