Kontribusi Bank Mandiri di Proyek Waskita Karya

MONITOR, Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dalam hal percepatan pembangunan infrastruktur. Ini dibuktikan dengan keterlibatan Bank Mandiri dalam kredit sindikasi kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk senilai Rp 5,14 triliun.

Kredit tersebut akan dipergunakan untuk membangun proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated. Ini disampaikan Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri, Dikdik Yustandi.

Dalam transaksi ini, Dikdik menyatakan, kontribusi Bank Mandiri sebesar Rp 1,437 triliun. Selain itu, Bank Mandiri akan bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) and Bookrunner.

"Kami berharap, keberadaan ruas tol Jakarta-Cikampek II Elevated ini akan meningkatkan konektivitas dan mempercepat distribusi barang dan penumpang di Pulau Jawa," ujar Dikdik.

Perlu diketahui, sebelumnya PT Waskita Karya Tbk mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,4 triliun dari Rp 4,59 triliun menjadi Rp 5,99 triliun dari kreditur sindikasi.

Tentang Bank Mandiri

Bank Mandiri merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal aset, pinjaman, dan deposit. Bank ini berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia.

Pada bulan Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu, Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), digabungkan ke dalam Bank Mandiri. (Adv)