Kemenkop UKM Tegaskan Komitmen Tingkatkan Daya Saing KUMKM Hadapi MEA

MONITOR, Makasar – Menghadapi dampak perdagangan bebas masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan produktifitas dan daya saing KUMKM.

"Kami juga memprioritaskan pengembangan KUMKM secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam menghadapi era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN", tandas Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Karimuddin di Makasar, Kamis (15/3).

Menurut Karimuddin, pertemuan di Makasar tersebut, sebagai forum konsultasi yang memberikan pemahaman kepada pendamping penanganan dampak perdagangan bebas MEA yang akan melakukan pendampingan terhadap KUMKM dan menggali permasalahan yang dihadapi KUMKM.

"Kami juga memprioritaskan pengembangan KUMKM secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam menghadapi era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sehingga, dapat dicarikan solusi permasalahan KUMKM yang didampingi," ujar Karimuddin.

Karimuddin menambahkan, pendampingan KUMKM yang dilakukan para Pendamping MEA telah berlangsung sejak 2016 di enam wilayah. Yaitu, Kota Batam, Kabupaten Tasikmalaya, DI Yogyakarta, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Sulawesi Selatan. Tahun ini, jumlah pendamping di enam wilayah tersebut berjumlah 18 orang pendamping yang mendampingi 90 KUMKM. 

"Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing KUMKM, sehingga bisa menguasai pasar dalam negeri dan menembus pasar ekspor khusunya wilayah ASEAN," tegas Karimuddin.