Kemenkop UKM Dukung Wirausaha Muda Kembangkan Potensi Kediri

MONITOR, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM mendukung pengembangan wirausaha muda dalam upaya menggali potensi ekonomi dan investasi di Kota Kediri, Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM, Yuana Sutyowati saat mewakili Menteri Koperasi dan UKM dalam acara seminar "Young and Investment 2.0" dengan tema "One Step to be Creative Entrepreneur in the New Economic Era", Selasa (6/2) di Kediri.

"Potensi sumberdaya lokal Kota Kediri sangat besar, sehingga penanganan hulu hingga hilir menjadi penting, khususnya produk UMKM," kata Yuana, melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (6/2).

Menurut Yuana, pembiayaan hukan satu-satunya kendala dalam upaya memberdayakan dan meningkatkan daya saing produk UMKM, tetapi bagaimana suatu produk dapat dikemas dengan baik dan menarik.

"Saat ini tidak sedikit UMKM yang mengabaikan kemasan, padahal suatu produk akan dapat meningkatkan daya saing bila dikemas dengan baik," katanya.

Dalam upaya mengembangkan UMKM dalam berwirausaha, Kementerian Koperasi dan UKM telah melaksanakan berbagai program termasuk skema pembiayaan. Untuk itu program-program seperti KUR, Kredit Ultra Mikro dan Bantuan Pemerintah 

"Semua itu hendaknya dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha sehingga bisa mengoptimalkan potensi kearifan lokal,"  pesan Yuana.

Penjualan Online

Sementara itu Abu Bakar, Walikota Kediri, mengatakan, pihaknya mendorong  pengusaha muda Kediri  untuk memasarkan produk secara online.

Disamping itu, Pemkot Kediri akan menggandeng "market place" yang jumlahnya cukup banyak untuk mendukung penjualan produk UMKM. 

"Kemasan atau packaging yang bagusp dan menarik  menjadi salah satu kunci keberhasilan pemasaran," tegas Abu Bakar.

Kepada peserta seminar, yang mayoritas adalah pelaku usaha, Yuana menekankan  dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saing, antara lain dapat melalui peningkatan volume usaha dengan memanfaatkan sumberdaya lokal, dan kreativitas sehingga produk dapat diterima pasar. 

Selain itu, juga perlu memberikan branding yang mudah dihafal oleh konsumen dan promosi secara online, serta sinergi dan koordinasi yang intens antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat dalam mendukung dan memfasilitasi pengembangan wirausaha.