Kemenkop Optimis UMKM Sanggup Entaskan Kemiskinan

MONITOR, Riau – Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecuil Menengah (UKM), Meliadi Sembiring yakin, pemberdayaan koperasi dan UMKM yang efektif akan menanggulangi masalah kemiskinan, pengangguran dan penciptaan lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan ekonomi.

Demikian kata Meliadi saat mewakili Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga dalam acara peringatan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Riau ke-70 di Lapangan Purna MTQ, Pekanbaru, Riau‎, Jumat (17/11). Keyakinannya tersebut merupakan optimisme Pemerintah yang melalui Kemenkop UKM mendorong pemerataan ekonomi dan menghapus kesenjangan ekonomi.

Hal itu terbukti, Koperasi dan UMKM merupakan jumlah unit usaha terbanyak di Indonesia dengan jumlah koperasi aktif sebanyak 125.559 dan jumlah anggota sebanyak 27.002.189 orang. Sedangkan jumlah UMKM sebanyak 59,26 juta unit, yang menyerap tenaga kerja lebih dari 123,2 juta orang.

"Ini berarti lebih dari 96,71 persen tenaga kerja merupakan kontribusi Koperasi dan UKM di dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia," kata Meliadi.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM serta BPS yang telah diolah, diperkirakan kontribusi koperasi sebagai suatu lembaga terhadap PDB Nasional tahun 2013 sebesar 1.71 persen dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hingga tahun 2016 mencapai sebesar 3.99 persen.