Jasamarga Siapkan Program Alih Profesi Untuk Karyawan Gerbang Tol

MONITOR, Jakarta – Dicanangkannya trensaksi elektronik dengan target 100 persen pintu tol Jasa Marga membuat publik menduga-duga akan ada pemecatan masal terhadap karyawan yang semula bertugas di gerbang tol.

Namun isu tersebut segera terjawab, dimana Jasa Marga rupanya menyiapkan antisipasi, khususnya terkait strategi untuk kelanjutan pekerjaan karyawannya yang bertugas di gerbang tol.

"Sebagai sebuah perusahaan BUMN, yang mengemban misi 'agen of development' Jasa Marga menghindari Pemutusan Hubungan Kerja," tutur Direktur SDM & Umum PT Jasa Marga 
Kushartanto Koeswiranto di Jakarta, Jumat (13/10).

Soal strategi, lanjut Kushartanto, yakni dengan Program A-Life, yakni program pengalihan pekerjaan atau peerubahan jalur karir ke bidang yang berbeda dengan bidang sebelumnya.

"Program ini bertujuan memberi kesempatan kepada Karyawan untuk mengembangkan dan menambah pengalaman baru sesuai dengan kemampuan dan minat Karyawan," terangnya.

Untuk alih profesi, dijelaskan ada dua pilihan yang ditawarkan oleh Jasa Marga, pertama alih profesi ke unit kerja/anak perusahaan, yang ada di lingkup Jasa Marga Group. Kedua yakni alih profesi menjadi wirausaha.

Untuk alih profesi ke Jasa Marga Group, perusahaan menyiapkan alternatif: tetap di cabang di lingkungan Jasa Marga atau pindah tugas ke anak perusahaan. Sejalan dengan ekspansi bisnisnya saat ini, Jasa Marga aktif mengembangkan jalan tol baru di bawah anak perusahaan dan bidang usaha lain yang mendukung bisnis inti Jasa Marga.

"Dalam tiga tahun kedepan Jasa Marga menargetkan akan mengoperasikan 600 Km jalan tol baru. Jasa Marga juga aktif mengembangkan anak perusahaan, seperti: Jasa Marga Toll Operations, Jasa Marga Maintenance Service, Jasa Marga Properti, Jasa Marga Rest Area, dll," tutur Kushartanto.

Sedangkan untuk alih profesi menjadi wirausaha, Jasa Marga akan memberikan pelatihan wirausaha yang nantinya diarahkan dapat menjadi wirausaha mandiri, atau wirausaha dengan dukungan Jasa Marga Group, misalnya dengan memfasilitasi outlet usaha di rest area-rest area yang dimiliki Jasa Marga Group.

Sekedar informasi, Hingga saat ini telah tersedia 900 posisi baru di Jasa Marga Group yang dapat diisi oleh Karyawan yang melakukan alih profesi. Pendaftar untuk posisi baru tersebut saat ini per hari sudah mencapai 586 orang.