Jasa Armada Gandeng PetroChina Kembangkan Pasar Pemanduan Kapal

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Armada Indonesia Tbk. atau IPCM teken kerjasama dengan PetroChina International Jebung Ltd, Jumat (19/1). 

Kerjasama yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama JAI, Dawam Atmosudirjo dan General Manager PetroChina International Jabung Ltd. Yu Guoyi tersebut yakni untuk memperluas segmen jasa pemanduan dan penundaan kapal di Tanjung Jabung, Jambi.

Setelah nota kesepahaman tersebut ditandatangani, nantinya JAI akan melayani jasa pandu dan tunda kapal di wilayah perairan pandu luar biasa terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) milik PetroChina.

"Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan upaya IPCM untuk mengembangkan pangsa pasar dengan raihan pasar baru. Yakni kegiatan ship-to-ship di luar captive market yang sudah dilayani selama ini," kata Direktur Utama IPCM Dawam Atmosudirjo saat penandatanganan nota kesepahaman di Hotel Borobudur Jakarta tersebut.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kerjasama dengan PetroChina tersebut menandai ekspansi perseroan di luar captive market. Dimana IPCM sendiri telah beroperasi di 12 pelabuhan yang dikelola oleh induk usahanya, yakni PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Wilayah operasional IPCM berkontribusi 70 persen terhadap omzet pasar pemanduan dan penundaan kapal di Indonesia.

Untuk keuntungan dari kerjasama tersebut, Dawam menerangkan, tak hanya akan diterima oleh kedua perseroan, melainkan juga untuk negara lantaran dapat mendulang pendapatan dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

"PetroChina akan lebih efisien karena berkurangnya biaya operasi pandu dan tunda," katanya.