Home Credit Launching Aplikasi Online Financing Termutakhir

MONITOR, Jakarta – Di hari ulang tahunnya ke-5, PT Home Credit memperkenalkan aplikasi Online Financing Home Credit di hotel The Westin, Kuningan, Jakarta.

Jaroslav Gaisler, selaku Chief Executive Officer mengatakan, aplikasi yang mengusung tagline 'Indonesia Bisa' ini merupakan sebuah refleksi dari PT Home Credit dalam menghargai nasabah yang telah percaya akan pembiayaan kebutuhannya.

"Seperti umumnya model pembiayaan konvensional, dimana nasabah datang ke titik penjualan lalu mengambil biaya, dianggap kurang efektif bagi kenyamanan nasabah," ujar Gaisler, saat ditemui di lokasi.

Untuk itu, Home Credit menyediakan platform online financing mulai Maret 2018. Dimana konsumen tidak perlu lagi datang ke post, cukup mengunjungi website dari smartphone dengan mengunduh aplikasi Online Financing Home Credit yang dapat dilihat pula, beberapa partner kerja Home Credit, salah satu terbesar terbesar blibli.com.

Bahkan diketahui aplikasi ini sudah didownload sekitar 800 ribu pengguna dan bertambah 41 ribu jumlahnya. Program berbasis online bertujuan memastikan semua produk Home Credit berada di aplikasi untuk memudahkan akses informasi serta memaksimalkan layanan service terhadap nasabah seperti mengecek remaind pembayaran, status pembiayaan, lokasi pembayaran dan cek promo.

Fungsi lainnya, kata Gaisler, untuk menyatakan siapa Home Credit, apa yang bisa  dikontribusikan, dan bagimana Home Credit bisa ikut berkontribusi terhadap masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Selain itu, dirasa perlu adanya identitas baru, Home Credit selaraskan kebutuhan konsumen dengan yang diinginkan perusahaan. Salah satu nya menggunakan Tag line 'Indonesia Bisa' diharapkan dapat menginsipirasi masyarakat Indonesia untuk mencapai apa yang mereka inginkan tanpa terbatasi dana financial.

“Gambar orang tersenyum mengartikan kosumen sebagai sahabat, dimana kita bisa dipercaya konsumen  untuk memproses keinginan mereka. Dan Hal yang terbaik dari semua adalah segala macam perubahan yang terjadi, kita tidak akan lambat. Kita akan menggunakan teknologi terbaru untuk semakin cepat proses pembiayaan kepada konsumen serta terus menjaga update dari hal hal yang diinginkan konsumen.” ujarnya.