Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Belum Revisi Target Acuan APBNP

MONITOR, Jakarta – PLT. Dirjen Migas, Kementerian ESDM Ego Syahrial menandatangani harga ICP (Indonesia Crude Price) atau harga minyak mentah dunia bulan Februari yang turun dengan selisih 3.98 dolar perbarel dari bulan sebelumnya, diketahui harga ICP Januari  65.59 dolar perbarel turun menjadi 61.61 dolar perbarel.

Ego menjelaskan penurunan harga itu karena beberapa faktor. Salah satunya kondisi pasokan, kurs dolar AS hingga cuaca yang kini sudah melewati musim dingin. Dia pun memprediksikan, harga ICP akan turun walaupun sedikit dengan kisaran harga 55 dolar perbarel hingga bulan Mei.

“Sekarang sudah turun walaupun kecil,” ungkapnya di gedung migas, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/3)

Bedasarkan harga ICP yang sebelumnya naik dari target acauan APBNP yaitu 48 dolar perbarel, pemerintah belum berencana merevisi harga ICP. Pasalnya pihaknya masih menunggu hitungan Kementrian Keuangan.

Nah, ini kan nanti melalui proses APBNP. Revisi nya blum tau, perlu lintas sektor, dengan begitu kita tau ada APBNP, ini kan kita monitor kencang nih. ungkapnya.

Kini Ego menunggu hitungan Kemenkeu terkait perubahan acuan harga ICP. Hal ini juga akan berpengaruh besar pada subsidi energi kedepannya. 

“Saya ga bisa mengatakan angkanya, hanya kemungkinan most likely,”tutupnya.