GPN Beri Kemudahan Sistem Pembayaran Nasional

MONITOR Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan populasi yang begitu besar dan jangkauan geografis yang begitu luas, sudah semestinya memiliki sistem pembayaran nasional yang aman, lancar, efisien, dan andal.

Untuk itu, harapan diatas direalisasikan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Program ini diluncurkan sebagai jawaban untuk persoalan di atas. 

"Setelah diberlakukannya GPN, dalam jangka pendek seluruh kartu ATM/Debit/Kredit harus bisa digunakan di semua mesin ATM atau mesin EDC. Begitu juga dengan kartu uang elektronik/e-money juga harus bisa dibaca di semua mesin reader," ujarnya pada acara peluncuran GPN, Senin (4/12) kemarin.

Pembangunan GPN secara bertahap, pembangunan sistem pembayaran yang mengakomodasi perdagangan dan pembelanjaan barang/jasa pemerintah melalui e-commerce, serta  integrasi berbagai instrumen dan kanal pembayaran yang ada tentunya akan didukung pemerintah.

“Tidak hanya pengembangan e-commerce, masih banyak program-program pemerintah yang dapat didukung oleh GPN ini. Termasuk elektronifikasi pembayaran pada layanan transportasi publik, penyaluran bantuan langsung non tunai, penyaluran subsidi tepat sasaran, serta penyediaan akses keuangan sesuai target keuangan inklusif secara nasional,” begitu kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Dalam acara peluncuran itu, hadir dalam sejumlah pejabat antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida, dan pejabat kementerian/lembaga terkait.