Gandeng Nagadi Coffee, Ralali.com Adakan ‘Coffee Journey’

MONITOR Jakarta – Kopi sudah sudah sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia, animo masyarakat yang tinggi terhadap kopi juga dibarengi bisnis coffee shop yang terus meningkat setiap tahunnya.

Melihat hal itu, salah satu startup digital Ralali.com bekerjasama dengan Nagadi Coffe mengadakan pelatihan bagi para pegiat kopi di Indonesia khususnya di area DKI Jakarta.

Acara yang bertajuk "Coffee Journey" itu dipandu langsung oleh COO Ralali.com Alexander Lukman dan Head Roaster Nagadi Coffee Colbert Theopan. Puluhan peserta yang berlatar belakang pemilik coffee shop, roaster, hingga petani kopi itu nampak antusias mendengarkan pemateri.

Alexander Lukman mengatakan, fakta unik bahwa penikmat kopi mulai berani untuk membuka coffee shop sendiri juga dibarengi dengan kehadiran e-commerce yang memudahkan mereka mendapatkan barang-barang untuk kebutuhan bisnisnya, salah e-commerce tersebut yakni Ralali.com.

(COO Ralali.com Alexander Lukman memberikan materi dalam acara "Coffee Journey")

"Saat ini, orang yang ingin memulai usaha coffee shop dipermudah dengan adanya e-commerce sebagai tempat memperoleh barang-barang kebutuhan bisnisnya. Bagi siapa saja yang ingin memulai atau sedang menjalankan bisnis di coffee shop, Ralali.com sebagai marketplace siap memfasilitasi barang-barang yang dibutuhkan," ungkapnya, Sabtu (30/9).

Selain ketersedian barang yang semakin dimudahkan dengan adanya e-commerce, agar bisnis coffee shop dapat bertahan, juga diperlukan racikan kopi yang tepat dibarengi dengan suasana coffee shop yang nyaman. Hal itu dikatakan langsung oleh Colbert Theopan sebagai pemateri dalam acara tersebut.

( Head Roaster Nagadi Coffee Colbert Theopan memberikan materi dihadapan para peserta)

Menurutnya, pegiat kopi harus mengetahui proses pembuatan kopi dari hulu ke hilir hingga akhirnya tersaji di dalam gelas dan tinggal menyeruputnya. "Menjamurnya coffee shop di kota metropolitan membuat pebisnis kopi harus lihai dalam menonjolkan elemen unik dari coffee shop mereka. Di sini kami berbagi strategi agar coffee shop dapat menyesuaikan dengan tren masa kini," terangnya.

Untuk diketahui, International Coffee Organization mencatat bahwa pertumbuhan peminum kopi di Indonesia lebih dari 8 persen, angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan peminum kopi secara global 6 persen. Hal itu yang membuat coffee shop tumbuh di berbagai kawasan seperti perkantoran, kampus, hingga perumahan.

COO Ralali.com mengatakan bahwa workshop semacam itu akan dilakukan secara berkala dengan menggandeng praktisi lain yang ahli dibidangnya. Dikatan bahwa langkah tersebut diambil untuk membuktikan komitmen Ralali.com sebagai B2B marketplace yang membantu para pengusaha menjalankan bisnisnya.