Gandeng Komunitas Anak Muda, PIBI Ikopin Optimis Tingkatkan Kompetensi Start Up

MONITOR, Bandung- Setelah sukses menyelenggarakan Seminar Digital Marketing Bagi Pengusaha Start Up pada awal Januari 2018 yang lalu, kini Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) optimis menggandeng komunitas anak muda yang terhimpun dalam Digital Youthpreneur. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya PIBI untuk meningkatkan kompetensi para pelaku usaha (Start Up) khususnya kompetensi marketing.

Acara yang diselenggrakan pada Sabtu (28 /4), kemarin, di Gedung Ikopin Training Centre (ITC) ini berbentuk workshop, agar nantinya peserta dapat langsung mempraktekannya selama kegiatan berlangsung.

Direktur Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) Indra menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya PIBI untuk meningkatkan kompetensi para start up khususnya kompetensi marketing.

“Dalam penerapan strategi pemasaran produknya, kita senantiasa dihadapkan pada empat hal klasik, yaitu belum memahami perbedaan antara pemasaran dan penjualan. Kedua, sering mengandalkan harga murah sebagai strategi bersaing. Ketiga, belum memahami konsep service. Keempat, belum membangun positioning and differentiation”, papar Indra.

Menurut Indra, beberapa pengusaha Start-Up ada yang tidak menyadari bahwa ada kompetitor yang menawarkan manfaat produk/jasa sejenis yang relatif sama. Ada juga yang sudah menyadari hal ini, tetapi mereka pasrah dengan keadaan tersebut, kemudian terjebak dalam perang harga.

Tujuan besarnya, lanjut Indra, adalah supaya dapat memiliki positioning dipikiran dan hati konsumen. Jika sudah melakukannya maka konsumen sudah punya opsi untuk kembali kepada brand produk tersebut. Sekaligus menjadi brand endorser yang mengkomunikasikan brand tersebut kepada keluarga atau kolega mereka.

“Salah satu peluang untuk meningkatkan upaya tersebut adalah dengan membidik masyarakat pengguna interne,” jelas Indra.

Perlu diketahui, Sampai saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia sekitar 132 juta orang, 106 juta orang di antaranya adalah penggila media sosial, 85% sisanya mengakses media melalui perangkat seluler.

Beberapa kelebihan penggunaan internet dalam implementasi bisnis adalah konsumen lebih aktif mencari apa yang diinginkannya dengan menggunakan media online, konsumen dapat mengakses berbagai informas dengan lebih mudah, pemasar dapat menawarkan lebih banyak produk dan jasa. Tidak hanya itu, nantinya pemasar juga dapat mengumpulkan informasi mengenai konsumennya dengan lebih cepat dan mudah.

Dalam acara berlangsung, workshop ini dipandu oleh instrukur Haryo Ardito, seorang praktisi Digital Marketing dengan materi Facebook Ads, Instagram Ads, SEO & SEM, Google Ad words, E-Mail Marketing, dan Optimalisasi Webiste.