Kementerian ESDM Pantau Langsung Titik Potensi Lonjakan BBM

MONITOR, Jakarta – Meningkatnya kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) pada libur Idulfitri 1439 H terus dipantau Pemerintah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Tim Posko Nasional Sektor ESDM meninjau langsung titik-titik potensi lonjakan BBM maupun LPG di beberapa kota. Selasa (19/6), dipimpin Ketua Posko Nasional Sektor ESDM, Fansurullah Asa, tim posko menyusuri ruas tol Batang-Semarang.

“Pemantauan Tim Posko Nasional ESDM di Rest Area Pertamina Candi Areng KM 344 pada Selasa sore pukul 17.50 WIB dan sebelumnya di Kiosk Pertamina KM 407 pada sekitar 17.05 WIB, semua berjalan lancar dan aman terkendali,” ujar Fansurullah Asa, yang juga Ketua Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dari ruas tol Batang-Semarang.

Sementara itu, dilaporkan dari Serang, tim posko yang mengunjungi SPBU 34.42108. Jl Raya Serang Jakarta Km 4.5 Parung Kota Serang, yang merupakan SPBU reborn, mengungkapkan bahwa stok premium tanggal 19 Juni 2018 pukul 14.40 WIB sebanyak 7.788 liter. Stok BBM secara keseluruhan aman.

Pada hari yang sama, dalam rangka mengamankan pasokan tabung LPG 3 kg, tim posko Serang menyambangi pangkalan LPG hingga ke penyalur dan sub penyalur.

“Beberapa titik kami pantau langsung, secara keseluruhan penyaluran LPG 3 kg di Kota Serang baik sebelum dan setelah Idulfitri lancar,” ungkap Direktur Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Yuli Rachwati, melaporkan dari Serang (19/6).

Ia menyebutkan Agen PT Hasanah Karya Mandiri Jl Takari Kampung Jakung Legok Kota Serang merupakan agen LPG 3 kg terbesar di Kota Serang, menyalurkan LPG 3 kg ke 94 pangkalan. “Penyaluran normal sekitar 20 ton per hari. Selama Idulfitri meningkat menjadi 27 ton per hari. Stok LPG aman,” ujar Yuli.

Kunjungan selanjutnya ke Pangkalan M Wahyullah di Jl Takari Kampung Jakung Legok RT 24/ RW 01 Kota Serang. Pengambilan LPG dari Agen PT Hasanah Karya Mandiri. Konsumen adalah RT dan Usaha Mikro dengan harga jual Rp 16.000 (sesuai HET yg ditetapkan Pemda). Stok LPG 3 kg tanggal 19 Juni 2018 sekitar pukul 14.00 WIB sebanyak 50 tabung. Stok LPG aman.

Sementara itu di SPBE PT Erawan Multi Perkasa AbadI Jl Raya Serang Pandeglang Pakima Kota Serang yang menyalurkan LPG 3 kg ke 11 agen penyaluran normalnya 32 ton per hari. “Dengan kapasitas tanki timbun 50 ton, penyaluran masa Idulfitri ini naik hingga 53 ton per hari, stok sangat aman,” pungkas Yuli.

Pada hari yang sama, tim posko dari Cilegon melaporkan, di Terminal BBM Tanjung Gerem sejak Mei 2019 sudah dipersiapkan untuk mengamankan stok. TBBM yang memiliki kapasitas 110.000 KL tersebut diperuntukan bagi Premium, Pertamax, Solar, MFO, MDO dan FAME.

Stok tanggal 19 Juni 2018 tercatat pasokan Premium: 9 ribu KL, Pertamax: 12,7 ribu KL, dan Solar: 22,8 ribu KL. Perkiraan terjadinya peningkatan konsumsi solar menjelang truk dapat beroperasi sudah diantisipasi, mengingat lokasi dekat dengan daerah industri.