Dukung Stabilitas Perbankan Nasional, Mandiri Manfaatkan Perkembangan Fintech

MONITOR, Jakarta – Perkembangan bisnis yang memanfaatkan finacial teknologi (fintech) yang dinilai akan berimbas pada stabilitas perbankan nasional dianggap bukan ancaman bagi perbankan. Hal itu di ungkapkan AVP Corporate Communication Bank Mandiri Maristella TH dalam diskusi publik tentang Stabilitas Perbankan Nasioan dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Auditorium Perbanas Institute Jakarta, Kamis (14/9).

Maristella memaparkan, perbankan memang mau tidak mau harus hadir dalam dunia digital itu. Untuk itu, menurutnya Bank Mandiri mempunyai anak usaha yang bergerak di bidang Fintech, yaitu Mandiri Capital.

“Digital memang harus ada dan yang konvensional harus dapat terus berjalan. Dengan jalan seiring dunia digital dan konvensional di dunia perbankan, justru menjadi sinergi yang saling menguatkan. Jadi tidak ada ancaman di sana,” papar Maristella.

Maristella melanjutkan, melalui anak usaha yang bergerak di bidang Fintech, yakni Mandiri Capital. Pikanya ikut serta membantu pembiayaan sektor ekonomi mikro (UKM) salah satunya melalui amartha.com.

"Kami juga mendukung dan menyesuaikan perkembangan financial teknologi, seperti menyalurkan kredit pembiyaan melalui amartha," pungkas Marstella.

Acara Diskusi Publik yang mengangkat tema 'Stabilitas Perbankan dan Laju Pertumbuhan Ekonomi' tersebut diselenggarakan oleh redaksi monitor.co.id bekerjasama dengan Perbanas Institute dan didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Mandiri, serta Kemahasiswaan Perbanas Institute.