Dukung Kendaraan Listrik, PLN Siap Bangun SPLU di Setiap Kantor PLN

MONITOR, Jakarta – Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) rencananya akan dibangun secara bertahap oleh PT PLN (Persero). Bahkan kabarnya, saat ini di setiap kantor PLN sudah tersedia SPLU dan akan terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Andy Noorsaman Someng menyatakan, ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menargetkan mobil listrik sudah bisa beroperasi mulai tahun depan.

"Ini akan dilakukan bertahap. PLN siap (menjalankan) tapi tentu ketika sudah dibangun harus tersedian motor atau mobil listriknya. Sekarang kita dalam tahap sosialisasi," ujar Andy Noorsaman Someng di Jakarta, Minggu (29/10).

Menurutnya, demi meningkatkan permintaan listrik penggunaan kendaraan berbasis listrik dibutuhkan karena konsumsi listrik nasional Indonesia baru mencapai 980 kWh per kapita, jauh tertinggal dengan Singapura yang sebesar 8.000 kWh per kapita.

Sementara saat disinggung soal pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW), pihaknya berharap pembangunan ini bisa berjalan dengan maksimal, jadi bisa mensuplai permintaan dari mobil listrik.

"2019 kita targetkan 29.000 MW akan selesai terbangun. Insya Allah akan bisa menyuplai permintaan mobil listrik dan lainnya. Karena kita belum tahu ke depan, setelah LRT dan MRT beroperasi, permintaan listrik pasti akan naik," jelas Andy Noorsaman Someng.

Senada dengan Andy, General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) M Ikhsan Assad mengungkapkan, dalam  mengkapampanyekan kendaraan berbahan listrik ini, PLN sudah menyediakan infrasktuktur untuk penyambung energi kendaraan listrik di tempat umum berupa SPLU yang telah hadir di 602 titik di seputar Jakarta.

"Kini masyarakat Jakarta telah memiliki banyak pilihan untuk penyedia kendaraan listrik, dan tak perlu khawatir," ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam rangkaian konvoi ini turut hadir pula jajaran Komisaris dan Direksi PT PLN (Persero) di antaranya Komisaris Independen PLN Oegroseno, Direktur Bisnis Regional Jawa Barat, Haryanto WS, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Syamsul Huda, dan Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon.