Dirut Bank Mandiri sarankan Masyarakat cari Investasi selain Deposito

MONITOR, Jakarta – Akhir pekan kemarin, Bank Indonesia memutuskan menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate dari 4,5 persen menjadi 4,25 persen, dengan mempertimbangkan pencapaian inflasi serta ekspektasi inflasi ke depan yang masih dalam target BI.

Menyikapi soal penurunan suku bunga tersebut, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menilai ke depan deposito bukan lagi produk yang menguntungkan bagi nasabah bank dalam berinvestasi.

"Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuannya atau ‎BI 7-day Reverse Repo Rate ke level 4,25 persen, seiring rendahnya inflasi di Tanah Air ‎di kisaran 3 persen," ujarnya di Jakarta. Selasa (26/9).

Kartika menjelaskan, dengan menurunnya BI 7-day Reverse Repo Rate, maka nantinya perbankan akan ikut menurunkan bunga depositonya untuk menekan suku bunga kredit.

"Bunga deposito turun nantinya, sehingga investasi di deposito mungkin lama-lama tidak menguntungkan," tegasnya. 

Melihat kondisi tersebut, Kartika menyarankan nasabah untuk mencari produk investasi lain yang lebih menguntungkan dengan menyesuaikan profil risiko dari masing-masing nasabah.

"Produk investasi lain bisa dijadikan pilihan seperti unitlink, pasar uang, emas, dan lainnya, kami Bank Mandiri berusaha menyediakan layanan beragam," tambahnya.