Operator SPBU Pertamedika Perkuat Layanan Distribusi BBM & LPG

Ilustrasi: SPBU Pertamina

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, PT Pertamedika IHC hadir di SPBU Pertamina yang berada di sepanjang tol Jakarta hingga Anyer, untuk ikutserta memperkuat induk usaha PT Pertamina (Persero) melayani masyarakat dalam masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2018.

Pelayanan dalam bentuk pemeriksaan medis fit to work ini menyasar pada Awak Mobil Tangki dan para operator di SPBU.

Direktur Operasi dan Transformasi Pertamedika, dr.Kamelia Faisal, MARS menjelaskan sepanjang arus mudik hingga arus balik Lebaran 2018, Pertamedika IHC menerjunkan tim kesehatan beranggotakan crew para medis dari RS Pusat Pertamina, RS Pertamina Jaya dan RS Pertamina Cirebon. Tim Medis yang bergabung dengan tim lain di wilayah Jawa Bagian Barat seperti Pertamina Retail, Mobile Check Up ini mendatangi 17 SPBU yang berada di sepanjang Tol Jakarta hingga Tasikmalaya, termasuk Nagrek Jawa Barat.

“Kami bahu membahu dengan unit usaha lainnya untuk memastikan kondisi Awak Mobil Tangki dan petugas SPBU tetap sehat dan bugar agar mampu melayani kebutuhan BBM pemudik dan LPG untuk sajian Lebaran,”katanya.

Petugas paramedis yang diturunkan menyusuri SPBU, lanjut Kamelia melakukan serangkaian pemeriksaan pemeriksaan vital sign seperti blood pressure, pulse rate, cek suhu tubuh, juga pemeriksaan penting lain yaitu tes keseimbangan dan Alcohol Blow Test (bila diperlukan). Setelah lebaran ini, aktivasi kesehatan berlangsung sejak hari Rabu, 20 Juni 2018 hingga akhir masa arus balik yang diperkirakan akan jatuh pada hari Minggu 24 Juni 2018.

Bagi Pertamina, kehadiran Pertamedika dan tim medis lainnya sangat penting untuk meyakinkan perseroan bahwa Awak Mobil Tanki dan operator SPBU dapat menjamin ketersediaan BBM selama masa mudik dan arus balik lebaran.

“Kelancaran penyaluran BBM dan LPG tidak lepas dari peran para Awak Mobil Tangki (AMT) dan Operator SPBU di lapangan yang siap melayani masyarakat selama 24 jam. Waktu yang dihabiskan dengan fokus melayani masyarakat tentunya membuat para Awak Mobil Tangki dan para Operator perlu diperhatikan kesehatannya,”pungkas Kamelia.