BUMN Ramai-Ramai Sebar Bantuan ke Lombok

MONITOR, Jakarta – Kementerian BUMN mencatat keseluruhan nilai bantuan yang digelontorkan 24 BUMN mencapai Rp2,1 miliar hingga 1 Agustus 2018.

“Ini merupakan komitmen perusahaan negara dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan kepeduliannya kepada masyarakat. Khususnya masyarakat Lombok yang sedang tertimpa musibah,” kata Deputi Bidang Infrastruktur dan Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal, Kamis (9/8).

Bentuk bantuan yang berikan seperti bahan makanan pokok, tempat tidur lipat, alat sholat, selimut, obat-obatan, perlengkapan dan susu balita, air bersih, genset, dan fasilitas kesehatan lainnya.

Seluruh bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah kecamatan yang terdampak bencana gempa melalui sejumlah posko dan pejabat kecamatan.

Misalnya, Pelni menyiapkan kapal motor (KM) Egon sebagai sarana transportasi untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan dari Surabaya ke Lombok, NTB.

ASDP juga mengerahkan KMP Portlink II dan KMP Madani untuk membantu proses evakuasi para korban terdampak gempa bumi yang berada di kawasan wisata Gili Trawangan.

Garuda Indonesia turut menyiapkan tiga penerbangan ekstra Lombok -Denpasar serta memberikan potongan tarif hingga 50% untuk pengiriman barang bantuan bencana alam di Lombok.

Hal ini juga didukung oleh kesiagaan PT Angkasa Pura I (Persero) yang sejak Senin (6/8) hingga Kamis (9/8) mendatang mengoperasikan bandara Praya Lombok selama 24 jam nonstop.

“Bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa bumi di Lombok,” ungkapnya.

Adapun, 24 BUMN tersebut adalah Pupuk Indonesia, Perum Bulog, Pertamina, Jiwasraya, Wijaya Karya, Bank Mandiri, BRI, BNI, ITDC, Jasa Raharja, Kimia Farma, Askrindo, PLN, Telkom, Jasindo, Taspen, Adhi Karya, Brantas Abipraya, Perum Damri, Pegadaian, RNI, Pelindo III, Garuda Indonesia, serta PT Perkebunan Nusantara III.

“Tak hanya memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok bagi para korban gempa, sejumlah BUMN yang bergerak di bidang usaha jasa transportasi pun turut aktif dalam memaksimalkan mobilitas masyarakat dan pengiriman logistik bantuan,” ujarnya.

Menurut dia, penyediaan sarana transportasi dan layanan perbankan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen hadir untuk negeri dari BUMN kepada masyarakat NTB dan sekitarnya yang terkena musibah gempa bumi.