BNI Gandeng Tiga BUMN Lain Garap Budidaya Kopi

Ilustrasi

MONITOR, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Perum Perhutani, PT Perkebunan Nusantara XII, dan PT Asuransi Jasindo (Persero) menjalin sinergi terkait pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan budidaya kopi.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI, Catur Budi Harto menuturkan, untuk petani kopi di kawasan Tapal kuda, BNI sudah mengucurkan KUR lebih dari Rp12,4 miliar kepada 1.257 petani dan akan terus meningkat mengingat di kawasan Perhutani terdapat lebih dari 18 ribu petani yang mengelola lahan seluas 13.930 hektar.

“Melalui kerjasama  antara BNI, Perhutani, PTPN XII dan Jasindo, petani dapat memperoleh berbagai manfaat,” kata Catur, di Kementerian BUMN pada Rabu (25/7).

Adapun manfaatnya a.l petani mendapatkan pembinaan, akses pembiayaan, dan akses pasar hasil panen kopi rakyat. Kemudian, kualitas dan produktivitas kopi rakyat meningkat, petani memeroleh melakukan budidaya dengan benar dan menjaga kelangsungan produksi tanaman kopi dan kelestarian lingkungan, serta tingkat keamanan kebun membaik seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani kopi rakyat.

“Dan yang terpenting adalah Petani mendapatkan harga jual yang lebih pasti dan lebih tinggi,” tambahnya.