Bisinis Remitansi Bank Mandiri Terus Mengalami Pertumbuhan

MONITOR, Jakarta – Bisnis Jasa Pengiriman Uang atau Remitansi nampaknya menjadi sektor yang tengah menjanjikan dunka perbankan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk salah satu yang bermain di sektor tersebut turut mencicipi keuntungan yang terus mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia menjadi salah satu pemain dalam bisnis remitansi. Bank berkode BMRI tersebut mengakomodasi pengiriman uang dari Indonesia ke luar negeri yang tersedia dalam berbagai mata uang asing.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas menyebut sampai dengan bulan Oktober 2017 bisnis remitansi perseroan masih menunjukkan peningkatan, meski hanya satu digit. 

"Jika melihat perkembangan remitansi di bulan Oktober ini, masih terdapat peningkatan dibanding posisi tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan frekuensi remitansi hanya mencapai 4,2% yoy (year on year)," ujarnya, Senin (20/11). 

Rohan menambahkan meski capaian tersebut belum mencapai target Bank Mandiri, namun pertumbuhan volume sudah mencapai target dan tumbuh lebih dari 5% terutama didukung dari upaya akusisi nasabah baru serta retensi nasabah lama dengan cara pembentukan komunitas. 

Remitansi adalah layanan pengiriman uang yang dilakukan oleh perbankan. Bisnis remitansi tidak hanya mencakup pengiriman uang dari luar negeri ke dalam negeri. Namun, layanan remitansi ini juga mencakup pengiriman uang dari dalam ke luar negeri.

Bisnis ini cukup bermanfaat bagi masyarakat dan bank itu sendiri. Bagi bank, bisnis pengiriman uang ini memberikan tambahan pendapatan bank, sedangkan bagi nasabah, cukup membayar Rp50.000,- dapat melakukan pengiriman mata uang asing (valas) ke manapun di seluruh Dunia. (ADV)