Bank Mandiri Sangkal Isu Dominasi BUMN Gerus Bisnis Swasta

MONITOR, Jakarta – Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero), Rohan Hafas turut mengomentari pernyataan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rosan P. Roeslani yang menyebut perushaan BUMN telah mendominasi peran swasta dalam berbisnis di Indonesia.

Rohan menyangkal bahwa BUMN telah menggerus dan mengambil lahan bisnis swasta hingga pelaku UMKM di tanah air. Rohan menyebut perusahaan BUMN saat ini telah mulai bersaing secara sehat dengan pihak swasta.

Dahulu kala, sambung Rohan, di Indonesia lebih mengenal kalau swasta menguasai bisnis, dan BUMN merugi terus. Namun, kini mayoritas BUMN telah menjadi profesional dan mampu bersaing dengan swasta.

"Jadi ini bersaing secara bisnis tentunya. Kemudian, BUMN tidak meng'ini'kan swasta, tapi BUMN juga bersinergi dengan swasta banyak, tidak saja dengan BUMN," kata Rohan di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/10).

Lebih lajut Rohan memaparkan, untuk tender-tender proyek yang dikompetisikan antara BUMN dan swasta, seluruhnya dilakukan kompetisi yang sehat. Ia menyebut, saat ini, BUMN memang sudah mulai meningkatkan kompetensinya, sehingga sudah mampu bersaing dengan tanpa mendominasi proyek pemerintah.

"Jadi tidak memungkinkan di zaman sekarang untuk governance-nya memilih ini, memilih itu, kan kami sudah terbuka semuanya, artinya itu persaingan bebas saja kan," ujarnya.

Jamkrindo-Jaminan Kredit Indonesia