2017, Emirates Angkut 1.100 lebih Jamaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta – Musim Haji telah tiba. Merunut pada data dari Kementerian Agama mengenai Kuota Haji tahun 2017, akan ada 221.000 jemaah Haji dari Indonesia telah diperkirakan akan berangkat tahun ini. Jumlah ini mengalami peningkatan 35% dari tahun lalu.

Dari total jumlah jamaah haji Indonesia, diperkirakan akan ada lebih dari 1.100 jamaah yang akan berangkat dengan menggunakan maskapai Emirates untuk musim Haji 2017 ini. Sebagai salah satu maskapai terbesar dari Uni Emirat Arab, Emirates telah memiliki sejumlah strategi untuk melayani para jamaah dalam perjalanan religi tahun ini.

Emirates akan mengoperasikan penerbangan tambahan ke Jeddah untuk memfasilitasi perjalanan ribuan jemaah bertujuan Arab Saudi untuk menunaikan ibadah Haji. Tak hanya itu,

Emirates juga akan mengoperasikan 45 penerbangan tambahan ke Jeddah dan 12 penerbangan tambahan ke Madinah dari tanggal 17 Agustus hingga 11 September untuk melayani 2 juta jemaah dari seluruh dunia, yang akan berangkat ke kota suci Mekkah selama musim Haji tahun ini, Layanan ini akan dioperasikan bersamaan dengan jadwal Emirates ke Jeddah seperti biasanya. Maskapai juga akan mengoperasikan armada Airbus A380 menuju Madinah untuk mendukung pemintaan yang semakin meningkat selama periode ini,

Layanan tambahan tadi bisa digunakan oleh para jamaah yang memiliki visa Haji yang resmi. Tahun ini, Emirates mempredikasi sejumlah kota di dunia akan memberangkatkan jumlah jamaah haji dalam jumlah yang banyak, yakni: Yangon, Manchester, Mauritius, Jakarta, Karachi, Lagos dan Nairobi.

Untuk layanan darat, Emirates telah mengalokasikan petugas khusus yang didedikaskan untuk memfasilitasi kebutuhan para jamaah. Tak hanya itu, Emirates juga telah menyediakan check-in counter khusus untuk para jemaah Haji di Dubai.

Sementara itu, untuk layanan di dalam pesawat, Emirates akan mengakomodir kebutuhan jamaah yang terkait dengan perjalanan Haji, yang telah disesuaikan dengan nilai dan tradisi perjalanan Haji.

Mulai dari fasilitas berwudhu, memberikan informasi mengenai Al Miqat dan Ihram (fase di mana jamaah memasuki tahapan ritual Haji dalam keadaan suci), dan berbagai macam layanan yang akan mempermudah perjalanan para jamaah selama di pesawat.

Layanan in-flight entertainment pun juga akan menampilkan video khusus Haji tentang keamanan, ritual Haji dan sejumlah informasi yang terkait tentang ibadah Haji. Selain itu, para jamaah juga dapat mengakses saluran kitab suci Al-Qur’an di dalam layanan in-flight entertainment.

Dalam penerbangan dari Jeddah menuju negara asal, jamaah Haji dapat membawa 5 (lima) liter air Zamzam yang akan ditempatkan di area tertentu di dalam kargo. Sama seperti layanan penerbangan Emirates lainnya, jamaah Haji dapat menikmati bagasi hingga 35kg untuk kelas ekonomi dan 40kg untuk kelas bisnis serta 50kg untuk first class.

Untuk diketahui, Emirates membuka rute ke Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1992 dengan tiga penerbangan per minggu via Singapura dan Kolombo, dan sejak Maret 2013, maskapai ini telah mengoperasikan penerbangan non-stop setiap hari dari Jakarta menuju Dubai dengan armada Boeing 777.

Emirates juga telah mengoperasikan penerbangan harian yang menghubungkan Bali dan Dubai sejak Juni 2015, dengan penerbangan kedua dalam rute ini yang baru saja dibuka pada Juli 2017.