Survei IDM, 88,2 Persen Responden di Kalbar Enggan Ubah Pilihan Calon

Ilustrasi pilkada (net)

MONITOR, Jakarta – Indonesia Development Monitoring (IDM) kembali menggelar hasil survei yang dilakukan pada 21 Mei – 2 Juni 2018 terhadap tingkat keterpilihan dari ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Kalimantan Barat (Kalbar).

Direktur Eksekutif IDM Fahmi Hafel mengungkapkan, dari ketiga pasangan calon, lembaganya menemukan kalau tingkat elektabilitas pasangan Milton Crosby – Boyman Harun menempati posisi tertinggi dengan 44,1 persen.

“Alasannya Milton-Boyman punya track record yang lebih baik saat menjabat sebagai kepala daerah seperti pembangunan Bandara Internasional di Sintang dan pesatnya kemajuan ekonomi di Sintang dan Ketapang dibanding dengan dua pasangan lainnya,” papar Fahmi dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Rabu (6/6).

Sedangkan responden yang memilih pasangan Sutardmidji – Ria Norsan sebanyak 21,7 persen, dan pasangan Karolin – Suryadman Gidot sebanyak 16,1 persen. Kemudian yang tidak memilih dan masih belum tahu sebanyak 18,1 persen.

Sementara itu, untuk memastikan kalau hasil survei tidak bakal jauh beda dengan kenyataannya kelak dalam proses pemilihan nanti, IDM, sambung dia, juga mensurvei tingkat kemantapan responden setelah menetukan pilihan dengan mengunakan kuisioner yang berisi pertanyaan ‘apakah akan tetap memilih sesuai pilihan yang tertulis di lembar kuisioner atau berubah pada saat pemilihan tanggal 27 juni?’.

Terkait itu, Fahmi mengungkapkan, temuan survei sebanyak 88,2 persen responden tidak akan mengubah pilihannya. Sementara sebanyak 11,8 persen masih akan berubah pilihan setelah mengetahui program-program pasangan calon kepala daerah dalam kampanye nanti

“Hanya money politics, bagi-bagi sembako dan intimidasi terhadap masyarakat saja yang bisa menggagalkan pasangan Milton Crosby- Boyman Harun untuk memimpin Kalimantan Barat kedepan,” kata Fahmi.

Untuk diketahui, survei ini melibatkan warga Kalimantan Barat yang pada tanggal 27 Juni memiliki hak pilih dan terdaftar pada DPT Pilkada 2018. Setidaknya ada 2.448 warga Kalbar yang dijadikan sebagai responden.

Sedangkan, sampel diipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi kota. Margin of error sebesar +/- 1.98 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Perlu diketahui, DPT Pilkada Kalbar 2018 adalah sebanyak 3.436.127 pemilih. Mereka tersebar di 167 kecamatan dan 600 desa/kelurahan di 14 kabupaten /kota.