Posko HDMY : Deru-Mawardi Ungguli Dodi-Giri dengan Selisih 5,3 persen

MONITOR, Palembang – Paslon Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) dipastikan unggul di Pilgub Sumsel 2018 dibandingkan calon lainnya. Keunggulan paslon nomor urut satu tersebut tidak hanya versi hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei melainkan juga dari real count yang bersumber dari formulir C1.

Hingga Sabtu (30/6/2018) ini, Posko HDMY mengatakan hasil rekapilutasi perolehan suara Pilkada Gubernur Sumsel berdasarkan data yang masuk sudah mencapai 100%, posisi pendapatan suara tidak jauh berbeda dengan quick count yakni paslon nomor urut 1 Herman Deru-Mawardi Yahya unggul diangka 36.13%.

Adapun pesaing terdekatnya paslon nomor urut 4 Dodi-Giri memperoleh suara 30.83% disusul Ishak-Yuda 21.65%, dan Aswari-Irwansyah diangka 11.38%.

Sekretaris Tim Pemenangan Paslon HDMY, Rebo Iskandar mengatakan rekapitulasi yang dilakukan posko HDMY didapat dari data yang dukumpulkan dari formulir C1 KWK tiap TPS yang sudah 100 persen terkumpul sebanyak dari sebanyak 16.903 TPS.

“Jadi kami tegaskan bahwa dari hasil rekapitulasi kami secara total dengan data masuk sudah 100 persen. Selisih kemenangan nomor satu dengan nomor empat adalah 5,3 persen,” katanya saat dihubungi MONITOR, Sabtu (30/6/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya menurut beberapa lembaga survei yang mengadakan quick count atau hitung cepat di Pilkada Sumsel, pasangan yang diusung oleh Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PAN ini berhasil mengungguli pasangan calon gubernur-dan wakil gubernur lainnya.

KPU Sumsel akan melakukan rekapitulasi dan penetapan pada tanggal 9 Juli mendatang. Proses rekapitulasi ini dilakukan jika KPU kota dan kabupaten menyelesaikan rekapitulasinya untuk pemilihan gubernur Sumsel periode 2018-2023.