M Nasir Targetkan 1000 Pengusaha Baru Di Kabupaten Kuansing

MONITOR, Kuansing – Wirausaha atau menjadi pengusaha masih belum menjadi prioritas utama masyarakat Indonesia. Mayoritas penduduk Indonesia lebih memilih menjadi pekerja dibanding pengusaha, tak terkecuali masyarakat Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Kabupaten Kuansing masih relatif sedikit. Tien Mastina, Staf Ahli Gubernur Riau menjelaskan jumlah UMKM bervariatif pada setiap daerah. Misalnya di Pekanbaru merupakan wilayah dengan jumlah UMKM terbanyak yaitu mencapai 68.728 UMKM diikuti Kampar (45.446), Inhil (44.891), Bengkalis (42.029), Rohil (34.036), Rohul (27.074), Inhu (26.488), Siak (22.948), Kuansing (21.450), Dumai (20.782) dan Palalawan (13.824).

Merespon hal tersebut, M. Nasir, Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Riau II mengatakan dirinya akan mendorong masyarakat Riau khususnya warga Kuansing untuk menjadi pengusaha baru. “Dengan berwirausaha masyarakat bisa mandiri dan sejahtera. Semakin banyak jumlah pengusaha baru di Kuansing akan meningkatkan geliat ekonomi di Kuansing” ungkapnya pada wartawan, (8/1/2019).

Setiap tahun UMKM di Riau tumbuh pada kisaran 5-10 persen. Selain itu, jumlah UMKM Riau pada bidang perdagangan sebanyak 77.156, bidang jasa 19.656, bidang produksi 12.760, dan bidang industri 11.320.

Wahyu, salah satu warga Kabupaten Kuantan Singingi mengaku ingin sekali menjadi pengusaha namun dirinya terkendala persoalan modal. “Ya mau gimana lagi modal belum ada” ungkapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, caleg dari Partai Demokrat ini siap membina minimal 1000 pengusaha baru, termasuk masalah permodalan. “InsyaAllah akan kita upayakan pembinaan pengusaha baru di Kuansing, harapannya dengan program seperti ini geliat usaha dan ekonomi semakin meningkat sehingga taraf hidup masyarakat semakin sejahtera” tambahnya.

Di tempat lain, Wahyu mengaku merasa senang dengan adanya program tersebut. “Saya yakin pak Nasir mampu membina pengusaha baru di Kuansing” ungkapnya.