Beda Hasil Survei Pilgub Sumsel LSI Deny JA dan Konsep Indonesia: Guru vs Murid

MONITOR, Pelembang – Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Selatan 27 Juni 2018 mendatang sejumlah lembaga survei mengeluarkan rilis elektabilitas pasangan calon (paslon). Jika sebelumnya empat lembaga survei, yakni Pusdeham, Stratak Indonesia, Populi, dan Konsep Indonesia yang mencatat elektabilitas paslon nomor urut satu Herman Deru-Mawardi Yahya unggul, berbeda dengan hasil survei versi Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Deny JA.

Perbandingan perbedaan kedua lembaga survei dengan rentang waktu pelaksanaan survei yang sama yakni pada rentang wakty 1-6 Juni 2018 namun dengan hasil berbeda.

LSI Deny JA menyebut elektabilitas tertinggi diperoleh paslon nomor urut 4, Dody-Giri dengan 27,7% disusul Herman Deru-Mawardi Yahya 23,2%, Mekki – Yudha 18,4%, dan Aswari – Irwansyah 8,6%. Belum menentukan pilihan sebesar 22,1%.

Sedangkan Konsep Indonesia pasangan Deru – Mawardi unggul atas 3 Paslon lainnya dengan tingkat elektabilitas mencapai sebesar 31.2 persen. Di belakang Deru – Mawardi dan terpaut sebanyak 6.3 poin, ada Dodi – Giri yang memperoleh sebesar 24.9 persen. Adapun dua Paslon lainnya, berada di urutan ke-3 dan ke-4, masing-masing yaitu Mekki – Yudha dan Aswari – Irwansyah. Perolehan elektabilitas keduanya adalah Mekki – Yudha 9.1 persen dan Aswari – Irwansyah 4.9 persen.

Menarik untuk membuktikan hasil survei mana yang akan terbukti benar mengingat pentolan kedua lembaga tersebut memiliki hubungan erat ibarat guru dan murid. Ya, owner atau pendiri Konsep Indonesia sendiri Veri Muhlis Arifuzzaman pernah bernaung di Lingkaran Survei bersama Deny JA.

Meski demikian, Sejarah pernah mencatat, di pilkada kepri 2015 hasil survei konsepindo tercatat sesuai dengan hasil KPU. Saat itu LSKP (group LSI Denny JA) menyatakan cagub Soeryo Respationo akan unggul sementara Konsep Indonesia menyampaikan Muhammad Sani akan unggul. Hasil KPU menunjukan pasangan Sani – Nurdin unggul dari pasangan Soeryo – Ansar. Bagaimana dengan pilkada Sumsel? Kita tunggul tanggal 27 Juni mendatang.