Abdul Basyid Has: Pemerintah Tanjungpinang Harus Berikan Perhatian Khusus Atasi Banjir

Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Kepri, Abdul Basyid Has

MONITOR, Tanjungpinang – Memasuki musim hujan, masyarakat dibeberapa titik di Ibukota Kepulauan Riau (Kepri), Tanjungpinang mulai waspada, khawatir rumah mereka direndam banjir. Pasalnya beberapa hari terakhir setiap kali hujan turun, sebagian Kota Tanjungpinang terendam banjir. Bahkan pada Jumat (18/1/2019) menelan satu korban jiwa, karena terseret arus banjir.

Penyebab mudahnya Kota Tanjungpinang digenangi banjir diantaranya karena sistem drainase yang kurang berfungsi, serta tata kota kurang adaptif terhadap intensitas curah hujan. Perlu adanya tindakan cepat dari pemerintah kota maupun provinsi untuk mengatasi persoalan tersebut. Agar tidak menimbulkan korban jiwa dikemudian hari.

Merespon hal tersebut, Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Kepri, Abdul Basyid Has meminta pemerintah untuk memberikan perhatian khusus pada penanganan banjir di Tanjungpinang. Banjir dapat menggangu aktivitas perekonomian dan pemerintahan, ditambah sedang musim hujan. Kemungkinan terjadi banjir akan semakin besar, perosalan ini harus segera ditangani.

“Tanjungpinang sangat sentral sebagai pusat pemerintahan Kepri, persoalan banjir yang sudah menahun harus segera diantisipasi. Penataan kota berjangka menjadi solusi, baik menata bangunan maupun saluran drainase yang tidak berfungsi secara maksimal. Pemerintah kota maupun provinsi mempunyai perasn sentral dalam mengentaskan persoalanan ini. Selama ini pemerintah terkesan menunggu datanganya banjir, baru mengambil tindakan, masih minim langkah antisipasi,” jelas Abdul Basyid Has di Tanjungpinang, Senin (21/1/2019).

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Kebangkitan Bangsa tersebut menambahkan raihan Piala Adipura yang diperoleh Kota Tanjungpinang seharusnya dijadikan motivasi untuk semakin memperbaiki tata kota dan lingkungan. “Piala Adipura yang baru diterima Kota Tanjungpinang seharusnya jadi cambuk, untuk menyelesaikan persoalan banjir,” pungkasnya.