Sosialisasi Empat Pilar, Politisi Gerindra Minta Masyarakat Siap Hadapi Tantangan Global

MONITOR,  Lebak – Perkembangan teknologi yang sangat cepet membuat budaya asing bisa dengan mudah masuk ke Indonesia sehingga bisa cepet ditiru oleh masyarakat terutama generasi muda. 

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VIII DPR RI,  H. Anda mengatakan tidak semua budaya yang asing yang masuk ke Indonesia bisa dengan mudah dan sesuai dengan kebiasaan di negeri ini.  Untuk itu kita semua harus bisa mempilter budaya asing yang ada serta siap dengan tantangan global. 

"Kita,  di Indonesia punya ada dan kebiasan sendiri. Jadi jangan gampang menerima dan menerapkan budaya luar di kita, " terang H. Anda dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan di Rangkasbitung, Lebak Banten. 

Pria yang akrab disapa Nanda ini mengajak agar masyarakat siap dengan era globalisasi ini. Karena kalalu tidak siap,  kita malah akan tersingkir dan tidak berkompetisi. 

"Kita harus siap, kita tidak boleh menolak perkembangan zaman. Kita harus bisa bersaing diera apapun termasuk era globalisasi, " imbuh Nanda. 

Sain itu,  Politisi Partai Gerindra itu menuturkan,  di era globalisasi dan digital, generasi muda semakin melek gadget dan teknologi. Namun jangan sampai mereka melupakan nilai-nilai kebangsaan Indonesia.

Oleh karena itu program sosialisasi empat pilar kebangsaan harus terus dilaksanakan dan harus dilaksanakan sesuai dengan perkembangan zaman.

Metode sosialisasi yang memudahkan pemahaman tentang empat pilar yang meliputi UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat penting diberikan kepada masyarakat. 

"Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila harus senantiasa hidup di tengah masyarakat. Nilai-nilai ini jangan sampai pudar," paparnya.