Pupuk Kebhinekaan, Kominfo Nonton Wayang Bareng Ribuan Warga Pati

MONITOR, Pati – Dalam rangka memupuk nasionalisme serta meningkatkan rasa kebhinekaan diantara sesama anak bangsa, Kementerian Informasi dan Komunikasi mengadakan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Warseno Slank, di desa Langgeng Harjo, Juwana, Pati, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Dra. Rosarita Niken Widiastuti mengingatkan, agar segenap anak bangsa untuk terus merawat kebersamaan dalam bingkai kebhinekaan sebagai alat pemersatu bangsa.

"Keragaman merupakan potensi bangsa yang harus dijaga dan dirawat dengan baik, pendiri bangsa telah memberikan tauladan bahwa perbedaan etnis , suku dan ras menjadi sebuah kekuatan dalam merebut kemerdekaan," ujar Niken dalam sambutannya, Minggu (8/10) malam.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menkominfo Prof. Henri Subiakto menghimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir agar bijak dalam menggunakan medsos dan menghindari untuk menyebarkan berita hoax. Ia mengingatkan, berita hoax selain merugikan juga memiliki konsekuensi hukum yang dapat menjerat para pelakunya.

"Masyarakat jangan ikut-ikutan menyebarkan atau membuat ujaran kebencian dan berita hoax , karena bagi siapapun yang melakukanya akan dikenakan UU ITE," ujarnya.

Perlu diketahui, dalam acara tersebut hadir pula Bupati Pati Haryanto, Anggota DPR RI Evita Nursanty dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Selain sebagai ajang hiburan, acara yang dihadiri ribuan lapisan masyarakat ini menjadi wahana Kominfo untuk mensosialisasikan kepada masyarakat supaya bijak dalam bermedsos